Image

Main Film Biopik, Laura Basuki Gugup Perankan Orang yang Masih Hidup

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 14:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 17 206 1887656 main-film-biopik-laura-basuki-gugup-perankan-orang-yang-masih-hidup-hbz6gbTPYQ.jpg

JAKARTA - Laura Basuki terpilih menjadi salah satu pemeran dari film arahan sutradara Fajar Nugros berjudul Terbang Menembus Langit. Dalam film tersebut, wanita 30 tahun ini diketahui memerankan tokoh Candra, yang merupakan istri dari Onggy Hianata, seorang motivatior asal Tarakan, Kalimantan.

Memerankan tokoh Candra, diakui ibu satu anak ini cukup berat, bahkan ia pun mengaku sempat merasa takut. Pasalnya ia harus bermain dalam film biopik dan menerankan seorang tokoh yang masih hidup.

"Sebenarnya ada kelebihan dan takut juga meranin orang yang masih ada (masih hidup). Kelebihannya bisa ketemu orangnya langsung bisa nanya-nanya, bisa kontak rasa, supaya bisa perankan kontaknya dengan baik. Tapi deg-degannya akan ditonton sama orangnya langsung," ungkap Laura Basuki yang ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin 16 April 2018.

Mengenai hasil dari film tersebut, dalam press screening yang berlangsung kemarin, Onggy Hianata mengaku cukup puas dan senang dengan kualitas akting para pemain. Bahkan Laura Basuki pun merasa senang lantaran film tersebut bisa diterima oleh orang yang kisah hidupnya ia perankan.

"Kebetulan filmnya sudah di tonton sama pak Onggy Hianata langsung, dan beliau happy dengan filmnya. Jadi buat saya suatu pencapaian lagi sudah ditonton sama yang punya cerita," tuturnya.

Baca Juga: Kerja Lagi Sehari Pasca Ibu Meninggal, Lucinta Luna Banjir Kritik Warganet

Baca juga: Berhasil Pose Bareng Via Vallen, Raditya Dika Incar Nella Kharisma

Mengenai pengalaman saat syuting, istri dari Leo Sanjaja ini mengaku sangat menikmati hal tersebut. Pasalnya ia sempat melakukan syuting di Surabaya dan mengunjungi beberapa tempat seperti Pasar hingga Kebun Binatang.

"Pengalaman syutingnya seru banget. Waktu itu proses syutingnya satu setengah bulan lokasinya Jakarta, Tarakan, Surabaya. Aku dua minggu di Surabaya, serunya di sana kita syuting di daerah Pasar Atom, Kebun Binatang, dan warga-warga di Surabaya mendukung, syutingnya jadi lancar," tandasnya.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini