Image

Ini Alasan Cardi B Rela Melakukan Operasi Bokong Ilegal

Annisa, Jurnalis · Minggu 15 April 2018 03:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 14 33 1886726 ini-alasan-cardi-b-rela-melakukan-operasi-bokong-ilegal-G8fCbqGCI7.jpg Cardi B. (Foto: Reuters)

LOS ANGELES - Pascaberita kehamilannya yang mengejutkan, rapper Cardi B kembali membuat heboh jagat hiburan dengan celotehannya. Kali ini, Cardi mengaku, pernah menyuntik bokongnya agar terlihat lebih berisi.

Melansir QC, suntik bokong yang dilakukan rapper fenomenal itu hanya berbanderol USD800 atau setara dengan Rp11 juta. Prosedur yang terbilang murah itu, menurutnya, dilakukan sekitar 4 tahun silam di sebuah ruang bawah tanah sebuah apartemen di kawasan Queens, New York.

Baca juga: Cardi B Ungkap Bayaran Manggungnya di Coachella

Ironisnya, dengan banderol murah tersebut, bokong Cardi harus disuntik tanpa obat bius. Akibatnya, perempuan kelahiran New York 25 tahun silam itu, harus menahan sakit selama berhari-hari.

“Itu adalah rasa sakit paling gila yang pernah kualami. Aku merasa akan pingsan karena menahan rasa sakit itu. Pada satu titik, aku merasa pusing. Ternyata, ada kebocoran dengan hasil suntik itu,” ujarnya.

Menariknya, keputusan Cardi mengambil keputusan berisiko itu, karena dipicu oleh perselingkuhan sang kekasih. Dia mengaku, kekasihnya meninggalkannya demi perempuan lain yang memiliki bokong jumbo.

Meski harus menahan sakit berhari-hari, Cardi mengaku senang dengan hasil suntik yang dilakukannya. Bokong lebih berisi, menurut pelantun Bodak Yellow itu, sangat berdampak positif terhadap profesinya sebagai penari telanjang kala itu.

Namun, menurut seorang ahli bedah plastik bersertifikat, Dr. Wright A. Jones, suntik bokong yang dilakukan Cardi dapat digolongkan sebagai prosedur illegal. Silikon yang diisi ke bokong pasien, menurut Jones, bisa berdampak buruk pada kesehatan pasien.

Silikon, imbuhnya, bisa masuk ke aliran darah dan menjalar ke seluruh tubuh. Ia bisa menyebabkan infeksi, kehilangan anggota badan, stroke, gagal ginjal, gagal napas, gagal jantung, bahkan kematian.

“Rasa sakit yang dialami Cardi B itu sesuai dengan karakteristik injektor yang beredar di pasar gelap. Itu bisa sangat menyakitkan karena tidak dilakukan di klinik dan bokongnya bisa mengalami kebocoran karena teknis injeksi yang buruk.” ujarnya seperti dikutip dari The Hollywood Reporter.

Baca juga: Lama Bungkam, Cardi B Akhirnya Akui Hamil Anak Offset 'Migos'

Jones juga menyebutkan, bahwa operasi bokong yang benar biasanya menghabiskan biaya hingga USD10.000 (Rp137 juta). Banderol itu tentu sangat berbeda dengan dolar yang telah dikeluarkan Cardi.

“Pasien akan mempertaruhkan hidup mereka hanya untuk menghemat uang. Seringkali pasien tidak tahu persis apa yang disuntikkan ke bokong mereka. Itu illegal!”

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini