Tuding Tak Miliki Izin, Lyra Virna Minta Pemilik Biro Umrah ADA Tour Ditahan

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Senin 09 April 2018 13:27 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 09 33 1884077 tuding-tak-miliki-izin-lyra-virna-minta-pemilik-biro-umrah-ada-tour-ditahan-bkaieoijyF.jpg Lyra Virna (Foto: Yoga/Okezone)

JAKARTA - Konflik Lyra Virna dengan pemilik biro haji dan umrah ADA Tour, Lasty Annisa kian memanas. Terbaru, pihak Lyra mengklaim telah mengantongi bukti terkait tidak adanya izin resmi dari Kementerian Agama untuk ADA Tour.

"Dari data yang dimiliki mas Fadlan dan mbak Lyra Virna, tidak ada izin dari Kementerian Agama bahwa ADA Tour itu beroperasi. Kalau seperti itu, maka itu proses operasi yang ilegal," ujar kuasa hukum Lyra Virna, Razman Nasution di kawasan Mampang, Jakarta Selatan (9/4/2018).

Baca Juga: Lyra Virna Sebut Penyidik Polda Tak Adil, Kabid Humas: Kita Sudah Sesuai SOP

Dengan adanya bukti tersebut, Razman Nasution menilai kedudukan Lasty Annisa semakin lemah. Andai terbukti beroperasi tanpa izin, keberadaan ADA Tour berpotensi membahayakan calon jamaah lain yang juga menggunakan jasanya.

"Artinya disini ada dua kasus. Pertama dari laporan mbak Lyra Virna dan para jamaah, lalu yang kedua dari adanya kasus pemberangkatan jamaah yang kacau sebelumnya. Kalau seperti ini berarti patut diduga dia melakukan kegiatan tanpa izin, dan itu berbahaya sekali," lanjut Razman.

Konflik Lyra Virna dengan pemilik biro haji dan umrah ADA Tour sendiri bermula pada Mei 2017. Lyra kala itu menuding Lasty Annisa telah melakukan penipuan karena tak kunjung mengembalikan biaya keberangkatan ke Tanah Suci.

Semula, Lyra Virna memang berencana memakai jasa biro haji dan umrah milik Lasty Annisa untuk beribadah ke Tanah Suci pada 2016. Namun setelah mendapati keluhan dari beberapa calon jamaah, Lyra langsung membatalkan rencana keberangkatan.

Berbanding terbalik dengan pernyataan Lyra Virna, Lasty Annisa merasa sudah mengembalikan biaya keberangkatan haji secara bertahap. Setelahnya, aksi saling lapor antara kedua pihak pun terjadi.

Baca Juga: Terkait Laporan Lyra Virna, Lasty Annisa Dijemput Paksa untuk Jalani Pemeriksaan sebagai Tersangka

Terakhir, Razman Nasution pun meminta pihak kepolisian agar segera mengambil langkah hukum dengan menahan Lasty Annisa. Mengacu pada bukti yang dikumpulkan kliennya, Razman merasa penahanan Lasty sangat diperlukan untuk menyudahi pengoperasian biro haji dan umrah miliknya yang diduga tanpa izin resmi.

"Proses hukum harus berjalan, dan kami meminta dari pasal yang disangkakan, meskipun dalam ketentuannya dapat ditahan, menurut kami itu patut ditahan. Agar kegiatan yang sudah sedemikian rupa ini bisa dihentikan," tandas dia.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini