nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Thailand Tutup Pantai yang Ada di Film Leonardo DiCaprio

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Kamis 29 Maret 2018 14:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 29 206 1879570 pemerintah-thailand-tutup-pantai-yang-ada-di-film-leonardo-dicaprio-6aMwlqKBDN.jpg

LOS ANGELES – Lokasi syuting sebuah film sering kali berubah menjadi sebuah obyek wisata. Apalagi jika film tersebut menampilkan keindahan-keindahan baru yang sebelumnya tidak pernah terjamah.

Namun kemunculan turis ke lokasi-lokasi wisata baru tak selalu mendatangkan keuntungan. Beberapa lokasi bahkan harus merugi karena banyak dampak buruk dari datangnya turis.

Baru-baru ini, pemerintah Thailand telah memerintahkan untuk menutup sementara pantai Maya Bay, yang dikenal setelah menjadi lokasi syuting film Leonardo DiCaprio, The Beach, pada tahun 2000 silam. Kehadiran banyak turis rupanya membuat pantai ini mengalami kerusakan lingkungan.

Maya Bay, yang terletak di pulau Phi Phi Leh di Laut Andaman, akan ditutup bagi semua pengunjung selama empat bulan setiap tahun dimulai pada bulan Juni ini untuk pemulihan terumbu karang dan kehidupan laut di pulau itu. Keputusan untuk menutup Maya Bay dilakukan oleh Departemen Perlindungan Taman Nasional dan Margasatwa Thailand.

(Baca Juga: Penuh Aura Ketegangan, Begini Reaksi Pemain dan Kru saat Nobar Dia Yang Tak Terlihat)

(Baca Juga: Pusing Pikirkan Judul Skripsi, Yunita Siregar Kesampingkan Urusan Asmara)

Ada banyak taman nasional laut Thailand yang akan ditutup dari pertengahan Mei hingga pertengahan Oktober nanti. Namun karena begitu besarnya permintaan wisatawan, tetap dibuka sepanjang tahun setelah Leonardo DiCaprio dan kru meninggalkan jejak di sana.

Pantai Maya Bay diperkirakan kedatangan rata-rata 200 perahu dan 4000 pengunjung setiap harinya.

Survei terbaru oleh ahli biologi kelautan mengatakan bahwa sebagian terumbu karang di sekitar area tersebut hilang dan kehidupan di dalam lautnya hampir lenyap.

“Ini seperti seeorang yang telah bekerja selama satu dekade dan tidak pernah berhenti. Terlalu banyak bekerja dan lelah, semua keindahan pantainya hilang. Kami butuh waktu untuk mengistirahatkan pantai tersebut,” kata Thon Thamrongnawasawat, seorang ilmuwan kelautan terkemuka.

Thon juga mengatakan bahwa belum terlambat untuk bisa menyelamatkan Maya Bay dari kehancuran. Apalagi pemerintah setempat akan menerapkan sejumlah aturan baru yang lebih ramah lingkungan.

Nantinya pengunjung Maya Bay akan dibatasi menjadi 2000 pengunjung setiap harinya dan tidak diperbolehkan lagi ada perahu yang berlabuh di sana. Dermaganya juga akan dipindahkan ke sisi lain pulau.

 

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini