nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ratusan Peserta Antusias Ikuti Audisi The Voice Kids Indonesia di Batam

Aini Lestari, Jurnalis · Minggu 25 Maret 2018 18:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 25 598 1877679 ratusan-peserta-antusias-ikuti-audisi-the-voice-kids-indonesia-di-batam-ixXrnxuKgM.JPG

BATAM- Audisi The Voice Kids Indonesia kembali digelar di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) untuk yang kedua kalinya di The Evitel Hotel, Kampung Seraya, Batu Ampar, Batam, Minggu (25/3/2018). Audisi ini diikuti oleh ratusan peserta yang tampak sangat antusias dan berusaha maksimal menunjukkan bakat bernyanyinya.

Audisi ini dibuka sejak pukul 09.00 pagi. Peserta yang ingin mengikuti audisi melakukan registrasi yang dibuka hingga pukul 18.00 WIB. Tak hanya berasal dari Batam, audisi ajang pencarian bakat di bidang tarik suara ini juga diikuti oleh peserta dari berbagai daerah lain seperti Padang, Pekanbaru, Tapanuli dan lainnya.

"Audisi tahun ini sedikit berbeda dari sebelumnya. Tahun ini kita tidak mengadakan audisi di Pekanbaru dan Padang. Jadi, para peserta dari daerah sana, larinya ke sini (Batam) semua," kata Gebyar A Gustianadireja selaku Media Relation GTV.

Gebyar mengatakan, audisi di Batam kali ini merupakan kali kedua. Hal ini dilakukan mengingat tingginya antusias masyarakat Batam untuk mengikuti ajang pencarian bakat bergengsi ini. "Tahun lalu antusiasnya cukup tinggi dan banyak sekali anak-anak berbakat di bidang nyanyi ada di Batam. Makanya tahun ini, kami kembali melakukan audisi di sini. Dan jumlah pesertanya lebih banyak dari tahun lalu," katanya lagi.

Baca Juga: Metamorfosis Lucinta Luna, dari Acara Reality Show hingga Sekarang

Baca Juga: Liburan Romantis ke Maldives, Nikita Mirzani dan Dipo Latief Bulan Madu?

Ajang kompetisi bernyanyi ini, lanjut Gebyar, dapat diikuti oleh anak-anak berusia 7-15 tahun. Setiap peserta akan mengikuti dua tahap tes yakni tes vokal atau bernyanyi di first room dan tes pengambilan visual di second room. Para peserta ini akan dinilai oleh juri Jon Hansen untuk tes vokal atau bernyanyi dan tim produksi dari GTV untuk tes secara visual di depan kamera. "Memang ini merupakan ajang pencarian bakat di bidang tarik suara. Tapi kami juga melakukan tes dalam hal performance peserta di depan kamera. Kami betul-betul menggali potensi yang ada dari setiap diri peserta," kata Gebyar.

Sementara itu, Darren Parlimbangan selaku Assosiate Producer mengatakan, tes performance di depan kamera yang dilaksanakan di casting room ini dilakukan untuk mengetahui bakat lain yang tersimpan di diri peserta audisi. Hal ini dapat mempeluas peluang bagi para peserta untuk dapat mengembangkan potensi diri.

"Tahap kedua di casting room ini lebih mengulik lagi pengetahuan peserta dalam bernyanyi, tentang lagu-lagu dan juga kami pengen tahu, ada basic apa di dalam diri peserta yang bisa dibawa ke ide kreatif. Misalnya saja, kami ada program Syalala yakni film musikal yang mana pemainnya adalah para peserta audisi The Voice Kids Indonesia. Nah, hal ini lah yang kami cari dengan tahapan kedua ini," kata Darren.

Kendati demikian, lanjut Darren, tim audisi tetap mengutamakan kemampuan bernyanyi setiap peserta. Darren juga menilai bahwa anak-anak di Batam memiliki suara yang Bagus serta keunikan tersendiri. Untuk itu, tim audisi kembali hadir di Batam. "Kemampuan bernyanyi anak-anak di Batam sangat baik. Sepertinya mereka banyak mengikuti les vokal di sini. Untuk itu, kami berharap ada perwakilan dari Batam yang bisa masuk 5 besar," katanya.(aini Lestari)

 

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini