nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kata Pihak Tyas Mirasih soal Isu Perebutan Hak Waris ACB

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Jum'at 16 Maret 2018 18:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 16 33 1873892 kata-pihak-tyas-mirasih-soal-isu-perebutan-hak-waris-acb-4T50bCHp3G.jpg Tyas Mirasih (Foto: Instagram)

JAKARTA - Kabar kurang menyenangkan kembali menerpa Tyas Mirasih. Belum habis dibicarakan usai dituduh menculik Amandine Cattleya (ACB), Tyas disebut-sebut hanya menjadikan putri mendiang sepupunya sebagai objek untuk mendapatkan warisan.

Sebagai informasi, Amandine Cattleya merupakan pewaris tunggal dari Sisilia Supriyadi. Menurut kabar, suami Sisilia yang bernama Billy merupakan salah satu pengusaha berpenghasilan besar.

Terkait peredaran rumor tersebut, Tyas Mirasih coba dimintai keterangan usai memenuhi panggilan Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Jumat (16/3/2018). Sayang, Tyas hanya tertawa saat merespon pertanyaan seputar rumor perebutan harta warisan lewat hak asuh Amandine.

(Baca Juga: Kim Kardashian Geram Kanye West Kembali Jadi Guyonan Netizen)

(Baca Juga: Bantah Tuduhan Culik Anak, Tyas Mirasih Polisikan Nenek Amandine?)

Melihat Tyas Mirasih bungkam, Raiden Soedjono yang ikut mendampingi istrinya di KPAI langsung angkat bicara. Raiden mengatakan, pihaknya masih menunggu momen yang tepat untuk mengungkap fakta dibalik rumor tersebut.

"Kami punya data. Suatu hari bakal dibuka, tapi enggak sekarang. Jadi biarin saja yang sebelah sana ngoceh kanan kiri. Enggak begitu peduli," tutur Raiden Soedjono.

Hal serupa disampaikan Steffi Billianto selaku paman dari Tyas Mirasih. Menurut Steffi, jawaban dari kebenaran rumor tersebut akan terungkap dengan sendirinya lewat sejumlah bukti yang mereka miliki.

"Itu kan semua katanya, katanya. Bukti-bukti sudah kami serahkan ke KPAI. Nanti cek di situ saja," pungkasnya.

Sementara mengenai tuduhan penculikan Amandine, Tyas Mirasih telah memberikan klarifikasi di hadapan petinggi KPAI. Usai pertemuan, pihak KPAI menegaskan bahwa tuduhan yang ditujukan kepada Tyas tidak terbukti kebenarannya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini