nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Denny Sumargo Komentari soal Para Netizen Tukang Nyinyir

Revi C. Rantung, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 05:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 14 33 1872383 denny-sumargo-komentari-soal-para-netizen-tukang-nyinyir-oSYJeMUvXO.JPG

JAKARTA - Denny Sumargo rupanya menjadi salah satu selebriti yang menyoroti perkembangan media sosial dewasa ini. Pasalnya seperti yang kita ketahui bahwa informasi yang beredar lewat media sosial alias medsos sudah tak terbendung lagi, baik informasi yang berbau positif hingga negatif apalagi untuk kalangan anak muda.

Oleh sebab itu, aktor sekaligus atlet basket ini menilai bahwa media sosial saat ini telah menjadi sesuatu yang sangat penting bagi masyarakat. Tapi ada kalanya juga berdampak tidak baik pada para penggunanya.

"Sosial media di Indonesia sekarang ini kan udah menjadi satu trend sendiri, terutama untuk anak-anak muda. Bahkan sangat membantu mereka untuk mendapatkan informasi yang baik dan yang buruk. Dan itu tidak bisa dilepaskan dari perkembangan zaman yang memang arahnya ke sana,” kata Denny Sumargo.

(Baca Juga: Jadwal Tayang Film Teman Tapi Menikah Berubah Jadi 28 Maret)

(Baca Juga: Alami Gangguan Penyakit, Waldjinah Harus Terbaring Sembilan Bulan di Tempat Tidur)

Lebih lanjut, Densu, sapaan akrabnya tak menampik bahwa medsos untuk sekarang ini justru lebih kearah yang berbau negatif. Untuk itu dirinya berharap agar ada acuan, agar informasi negatif tersebut dapat dibendung, ya salah satunya dengan peran setiap individu agar menggunakan medsos lebih bijak.

”Sekarang media sosial kita banyak sekali perkembangannya ke arah negatif. Makanya harus ada acuan lah supaya paling enggak kan kalau buat seru-seruan buat fun buat informasi yang positif oke, cuman kalau untuk netizen-netizen yang selalu komen negatif kayanya perlu di-block,” jelasnya.

Densu pun nyatanya sebagai seorang publik figure hanya bisa menghimbau penggunaan medsos tersebut. Ia pun sedikit mencontohkan terkait penggunaan medsos yang hanya digunakan sebagai ajang untuk penyebaran aib.

”Ya kalo aku sendiri sih hanya bisa mengimbau. Aku sendiri enggak mencontohkan untuk tidak begitu. Contohnya salah satu penggunaan sosial media untuk meyebar aib, terus memulai sesuatu yang tidak perlu. Aku pikir aku tidak melihat hal itu ya," pungkasnya.

 

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini