Share

Pengamat Sebut Musik Adalah Kekuatan Bangsa Indonesia, Tapi...

Hana Futari, Okezone · Jum'at 09 Maret 2018 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 09 205 1870278 pengamat-sebut-musik-adalah-kekuatan-bangsa-indonesia-tapi-Qv3TxjGH9M.jpg Konferensi Musik Indonesia (Foto: Antara)

JAKARTA - Bertepatan dengan perayaan Hari Musik Nasional yang diperingati setiap 9 Maret, Aldo Sianturi sebagai pengamat musik Indonesia berharap semua musisi di Indonesia akan selalu termotivasi menjalankan bakat natural mereka sebagai anugerah yang diberika oleh Tuhan. Menurut Aldo, musik di Indonesia bukan sekadar berpotensi, tetapi merupakan kekuatan. Secara musikal Indonesia memiliki kemampuan besar untuk dapat berkompetisi di market Asia-Pasifik.

Saat ini perubahan besar di seluruh dunia sedang berlangsung di industri musik. Sehingga musik di Indonesia diharapkan dapat beradaptasi dengan hal ini.

โ€œDi Indonesia Kita memiliki sejarah musik yang panjang. Saat ini ada musisi 80-an yang masih aktif hingga saat ini, begitupun musisi tahun 90-an. Selain itu ada juga musisi zaman sekarang. Kemudian mereka ini bingung. Bingung karena output distribusinya yang kecil. Secara nilai seharusnya kekuatan musik dari Indonesia ini bisa dimantapkan dengan riset kuantitatif, tapi sayang nya kita belum pernah melakukan riset tersebut,โ€ ujar Aldo kepada Okezone.

(Baca Juga: Gugat Cerai Opick, Dian Rositaningrum: Saya Ingin Melanjutkan Hidup)

(Baca Juga: Beredar Foto Andika Kangen Band Peluk Mesra Prilly Latuconsina, Tapi...)

Ia menambahkan bahwa Indonesia perlu memperkuat manajemen industri musiknya. Memperkuat manajemen industi musik dapat dilakukan mulai dari pendidikan musisi hingga mempertahankan karier dan kinerja produksi musisi.

Saat ini musik di Indonesia masih memiliki masalah yang klasik yaitu terkait lisensi lagu. Menurut Aldo, jika sebuah pihak memperdengarkan lagu secara luas, maka pihak tersebut harus membayar lisensi. Menurutnya lagi, badan-badan kolektif sudah bekerja dengan baik namun masih terdapat kendala pada area tersebut.

โ€œContoh lagu yang diputar di mal, sebenarnya pihak mal harus membayar lisensi karena jelas disampaikan dalam undang-undang, dilarang memperbanyak, memperdengarkan dan itu ada hukumnya. Badan kolektif sudah mulai bekerja dengan baik namun masih ada kemelutnya pada area itu. Seharusnya kalau itu diperbaiki saya rasa kesejahteraan pencipta lagu dapat lebih baik secara menyeluruh,โ€ kata Aldo memaparkan.

Untuk menghadapi masalah tersebut Aldo menjelaskan bahwa saat ini para rekan musisi sedang giat menggalakan Konferensi Musik Indonesia, sehingga besar kemungkinan dari konferensi tersbut masalah musik di Indonesia dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah dan para pelaku musik di industri musik di Indonesia.

Terakhir Aldo menambahkan, peran pemerintah jelas sangat dibutuhkan dan pasti akan berpengaruh. Pemerintah harus melakukan perhitungan yang pasti mengenai kontribusi musik untuk Indonesia agar menarik para investor. Sehingga kedepannya semakin banyak investor yang berani untuk berinvestasi di bidang musik.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini