nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fitria Sukaesih Berharap Dhawiya Jadi Ustadzah Usai Keluar Penjara

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Selasa 06 Maret 2018 12:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 06 33 1868523 fitria-sukaesih-berharap-dhawiya-jadi-ustadzah-usai-keluar-penjara-hGiCNhmUfY.jpg

JAKARTA - Sudah hampir satu bulan putri Elvy Sukaesih, Dhawiya Zaida, mendekam dibalik jeruji besi. Meski belum sempat menjenguk, pelantun Mandi Madu ini mengaku selalu berusaha memenuhi kebutuhan sang anak.

Kakak dari Dhawiya, Fitria Sukaesih, menyatakan bahwa sang adik sempat meminta beberapa kebutuhan dibalik jeruji besi salah satunya adalah alat ibadah termasuk tasbih digital.

Tak hanya satu, dirinya bahkam diketahii sempat meminta keluarga untuk membawakan tasbih digital sebanyak lima buah. Hal tersebut ternyata menimbulkan harapan dibenak keliarga agar kelak wanita 32 tahun tersebut bisa menjadi seorang ustazah.

"Alhamdulillah sih kita juga sengaja belum ngirim apa-apa kita juga mau lihat dia seperti apa ternyata dia yang minta. Dia minta Quran, dia minta buku zikir, buku doa, terus dia ada buku doanya juga, dia minta alat-alat perangkat sholat, kemudian dia juga minta tasbih," ungkap Fitria Sukaesih yang ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Senin 5 Maret 2018.

BACA JUGA: Emma Waroka Akui Punya Kekasih Berondong, Inikah Orangnya?

BACA JUGA: Si Seksi Emma Waroka Bakal Menikah Lagi untuk Ketiga Kalinya

"Alhamdulillah, kita juga bersyukur tugas kita juga mengingatkan, kemudian yang terakhir kemarin minta tasbihnya lima. Waduhhh kok banyak amat buat apaaa? 'Enggak apa-apa, mau bagi-bagi'. Ya sudah, enggak apa-apa Insya Allah keluar dari situ jadi Ustadzah ya mi," sambungnya.

Sebagai ibu, Elvy Sukaesih berharap agar sang putri bisa sabar dan tabah menjalani cobaan yang datang akibat kesalahannya sendiri. Ia bahkan berpesan agar sang anak bisa mendekatkan diri dengan Tuhan, dengan banyak melakukan wirid dan sholat.

"Aku cuma pesan supaya dia sabar dan hati-hati, sholat yang banyak, wirid yang banyak, mendekatkan diri sama Allah. Artinya, dia betul-betul tawadu, tafakur khusyuk, karena penyesalan enggak di depan, tetapi di belakang," harap Elvy Sukaesih.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini