Label Artis Jadi Modal Besar Hengky Kurniawan Maju ke Dunia Politik

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Sabtu 24 Februari 2018 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 21 33 1862462 label-artis-jadi-modal-besar-hengky-kurniawan-maju-ke-dunia-politik-NUvMaKaEwh.jpg Hengky Kurniawan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Hengky Kurniawan menyebutkan bahwa nama besarnya sebagai artis dianggap sebagai modal yang besar untuk terjun ke dunai politik dengan maju mencalonkan diri sebagai wakil bupati Bandung Barat 2018.

- Baca Juga: Hengky Kurniawan dan Christy Jusung Kompak Rayakan Ulang Tahun Anak

Bagi suami Sonya Fatmala ini jika seseorang yang mencalonkan diri sebagai pejabat daerah harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk membuat nama dari calon tersebut dikenal oleh masyarakat.

"Tentu ini jadi modal awal ya. Karena kita punya sosial yang sudah besar, sudah populer," ujar Hengky Kurniawan saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

"Ini modal awal yang bagus karena untuk membuat dikenal publik, para calon biasanya mengeluarkan kocek yang cukup besar. Misalnya di pileg mereka bisa habis 2 miliar untuk baliho stiker dan sebagainya," tambahnya.

Kendati demikian, Hengky Kurniawan sudah mengantongi nama yang popular, sehingga dirinya tak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk memasang baliho atau spanduk. Baginya kini yang perlu dilakukan adalah turun langsung untuk menyampaikan program yang diusungnya.

"Nah kita diuntungkan dengan popularitas kita. Alhamdulillah saya tidak perlu pasang baliho yang banyak di mana-mana. Yang saya perbanyak adalah silaturahmi, turun dan menyampaikan apa yang ada di program. Dan menyerap harapan masyarakat," papar Hengky.

Selain itu, untuk maju ke politik kali ini, bapak tiga anak tersebut mengungkapkan bahwa tak terdapat mahar politik. Ia menyebutkan partai politik yang mengusungnya tidak meminta mahar berupa sejumlah uang.

- Baca Juga: Sosok Rano Karno Bikin Impian Hengky Kurniawan Terwujud

"Proses pilkada sudah 4 kali saya ikuti. Sebelumnya pernah 3 kali ikut pilkada, tapi tidak sampai terdaftar karena dinamikanya luar biasa. Ketika ada mahar politik (dulu) saya tolak. Tapi alamdulillah pilkada kali ini semua partai pengusung tidak minta mahar, jadi lanjut terus," tutupnya.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini