nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lagu Kpop Makin Ramai di Indonesia, "Musisi" Korea Gandeng KCI

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 22:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 13 205 1858804 lagu-kpop-makin-ramai-di-indonesia-musisi-korea-gandeng-kci-J4zgvOMO7k.jpg BTS (Foto: Allkpop)

JAKARTA - Seiring berkembangnya musik Korea Selatan (Kpop) di Tanah Air, The Korean Society of Composers, Authors and Publishers (KOSCAP) menjalin kerjasama dengan pihak Yayasan Karya Cipta Indonesia (YKCI) untuk menjembatani pembayaran royalti para pencipta lagu Korea di Indonesia melalui penandatanganan nota kerja sama.

Ketua Umum Yayasan Karya Cipta Indonesia (KCI) Dharma Oratmangun menjelaskan kolaborasi ini dibuat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup musisi masing-masing negara. Lebih lanjut, Dharma Oratmangun akan mewakili dan menjamin kepentingan ekonomi para pencipta lagu Korea di Indonesia.

Baca Juga: Bos YG Entertainment Bocorkan Rencana Comeback WINNER

Sebaliknya, Koscap mewakili kepentingan ekonomi para pencipta lagu Indonesia di Korea. Ini termasuk melindungi performing right (hak mengumumkan) dan mechanical right (hak menggandakan) kedua belah pihak. Dharma menilai pertumbuhan industri musik di Indonesia cukup besar. Tidak hanya dinikmati di Indonesia, karya para musisi Tanah Air pun dinikmati di mancanegara.

Kerja sama dengan lembaga asing memang bukan pertama kali dilakukan KCI. Sebelumnya KCI telah menjalin kerja sama dengan India (IFP), Jerman (GEMA), Belanda (Bumastemra), Swiss (SUISA), Amerika (SESAC,) dan Amerika Latin (SGEA).

"Pemerintah dan kalangan industri harus melihat pentingnya nilai industri kreatif dari segi budaya dan musik. Sekarang KCI banyak berbenah, banyak hal dan tidak malu belajar tentang keberhasilan Korea membuat Kpop menerobos pasar dunia dalam konteks manajemen hak cipta dan industri musik," ucap Dharma.

Menurutnya, kerja sama ini bukan sekadar berbisnis, melainkan bentuk pengembangan baru ekonomi kreatif dan upaya mempererat antarbangsa.

Baca Juga: Baekhyun Ternyata Hampir Gagal Jadi Personel EXO

Di sisi lain, KCI juga menantang kreativitas musisi Indonesia untuk melakukan leap frog (lompatan katak) dengan bekerja keras mengembangkan Ipop yang berbasis keragaman kultural Indonesia. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan tawaran alternatif bagi terobosan jenius untuk meraih pasar musik internasional.

Sementara itu, Direktur Koscap DJ Son menjelaskan, anggota Koscap di Korea lebih dari 25.000 musisi, dengan menerapkan sistem transparansi sistem pembayaran yang sangat bisa dipertanggungjawabkan. Demikian seperti diberitakan Koran Sindo

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini