Polisi Sebut Tak Ada Penggerebekan di Rumah Tessa Kaunang

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Sabtu 27 Januari 2018 17:35 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 27 33 1851119 polisi-sebut-tak-ada-penggerebekan-di-rumah-tessa-kaunang-U5lVnyZbIl.jpg Tessa Kaunang (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kapolsek Pancoran, Kompol M. Budiyono menceritakan kronologi kejadian penggerebekan yang terjadi di kediaman Tessa Kaunang di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Sabtu (27/1/2018) pukul 5.00 WIB.

Menurutnya, kejadian itu bermula ketika Sandy Tumiwa menghubungi Polsek Pancoran untuk meminta pendampingan memeriksa rumah mantan istrinya yang disebut-sebut oleh pria 36 tahun itu kerap dimasukkan seorang pria.

"Tadi pagi ada telefon dari Sandy Tumiwa. Minta didampingi ngecek rumahnya. Anggota ke sana ke rumah Tessa. Terus di sana sudah ada pengacara sama RT. Sandy sudah ngecek ke dalam, katanya ada laki-laki," ungkap Kompol M. Budiyono melalui sambungan telefon, Sabtu (27/1/2018).

(Baca Juga: Fenita Arie hingga Cinta Penelope Bongkar Cerita Kehidupan Sebelum dan Sesudah Hijrah)

(Baca Juga: Rumah Tessa Kaunang Digerebek Warga, Sandy Tumiwa Hadir)

Usai dilakukan pengecekan oleh Sandy Tumiwa, ternyata tak ditemukan seorang pun laki-laki di dalamnya. Budiyono pun menyebutkan bahwa kejadian tersebut bukanlah penggerebekan.

"Setelah si Sandy masuk, enggak ada. Jadi bahasanya penggerebekan enggak ada, adanya permintaan dari Sandy sendiri. Dan Sandy ngecek laki-laki yang diduga ada itu ternyata enggak ada," paparnya.

Tak hanya itu, Budiyono juga mengungkapkan bahwa tidak ada warga yang turut hadir dalam kejadian itu seperti yang diceritakan Sandy Tumiwa sebelumnya. Ia menyebutkan hanya terdapat empat orang saja, yakni Ketua RT, Sandy Tumiwa dan pengacara Sandy Tumiwa.

"Enggak ada (penggerebekan Enggak ada, Ketua RT aja. Wajarlah Ketua RT. Cuma empat orang. Sandy, pengacara, orangnya Sandy, sama Ketua RT," jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, rumah Tessa Kaunang di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan digerebek warga setempat dan pihak kepolisian pada Sabtu (27/1/2018) pukul 5.00 WIB lantaran merasa risih dengan sikap ibu dua anak tersebut yang disebut-sebut kerap membawa pria berinisial R ke rumahnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini