Sambangi Rumah Tessa Kaunang, Sandy Tumiwa Ingin Rebut Hak Asuh Anak

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Sabtu 27 Januari 2018 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 27 33 1851117 sambangi-rumah-tessa-kaunang-sandy-tumiwa-ingin-rebut-hak-asuh-anak-azKGTG83t8.jpg Sandy Tumiwa (Foto: Heru/Okezone)

JAKARTA - Pascaterjadi penggerebekan rumah Tessa Kaunang, Sandy Tumiwa mengungkapkan bahwa dirinya akan fokus untuk melindungi anak-anaknya. Senin 29 Januari 2018, pria 36 tahun tersebut akan mendatangi dan berkonsultasi dengan pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

"Belum. Saya kan kerja lagi fokus kerja. Yang penting saya Senin ini mau konsultasi dengan pihak KPAI," ujar Sandy Tumiwa melalui sambungan telefon, Sabtu (27/1/2018).

"Tadi konsul ke pihak kepolisian, dari polisi bilang 'Bapak fokusnya apa?', 'Saya fokusnya anak'. 'Ya sudah kalau gitu kami minta konsultasi dengan pihak KPAI'," tambahnya.

(Baca Juga: Ramai Artis Hijrah, dari Orang Terdekat hingga Sosok Tak Dikenal Jadi Sumber Hidayah)

(Baca Juga: Penjelasan Sandy Tumiwa Terkait Keterlibatannya Gerebek Rumah Tessa Kaunang)

Selain melindungi kedua anaknya, tujuan Sandy Tumiwa berkonsultasi dengan KPAI adalah untuk memperjuangkan hak asuh yang semula jatuh ke tangan Tessa Kaunang bisa menjadi haknya.

"Yang penting saya akan fokus konsultasi dengan KPAI. Hak asuh anak akan saya perjuangkan dalam hal ini," ungkap Sandy Tumiwa.

Sandy Tumiwa menyebutkan bahwa dirinya tak memperdulikan apapun yang dilakukan Tessa Kaunang. Baginya yang terpenting adalah bagaimana dengan adanya kejadian ini tidak sampai mengganggu anak-anaknya.

"Iya saya mau konsultasi dulu. Itu hak Tessa dalam hal itu. Kalau saya mentingin mikirin bagaimana dia jangan mengganggu anak saya aja dalam hal ini. Berarti kan ganggu moralitas. Soal dia mau begitu, urusan dia tapi jangan di rumah yang ditinggali anak-anak saya. Itu saja. Otomatis saya akan fokus ke situ," papar Sandy.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, rumah Tessa Kaunang di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan digerebek warga setempat dan pihak kepolisian pada Sabtu (27/1/2018) pukul 5.00 WIB lantaran merasa risih dengan sikap ibu dua anak tersebut yang disebut-sebut kerap membawa pria berinisial R ke rumahnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini