Stalker Ancam Bunuh Taylor Swift dan Keluarga

Lidya Hidayati, Jurnalis · Jum'at 19 Januari 2018 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 19 33 1847365 stalker-ancam-bunuh-taylor-swift-dan-keluarga-rbPzoJiyjM.jpg Taylor Swift (Foto: Instagram)

LOS ANGELES – Di tengah kehidupan glamor dan popularitasnya, Taylor Swift mendapat ancaman pembunuhan. Seorang stalker bernama Frank Andrew Hoover diketahui mengancam Taylor dan seluruh anggota keluarganya.

Dilansir New York Daily, Jumat (19/1/2018), Hoover mengancam akan membunuh Taylor dan keluarganya sejak beberapa tahun terakhir. Pada 2015, Hoover mengirim email kepada Scott, ayah Taylor, dan mengatakan bahwa dia akan membunuh mereka sekeluarga. Email serupa dikirimkan lagi pada Oktober 2016.

Baca Juga: Penggemar Bantah Isu Kehamilan Taylor Swift

“(Aku) memutuskan bahwa kami akan mengakhiri (hidup) semua anggota keluarga Swift dalam satu hari karena aku tak bisa lagi menghadapi virus sialan yang disebarkan anakmu,” demikian potongan email dari Hoover kepada Scott yang didapat TMZ.

“Keluarga setan dari iblis: Scott, Austin, Taylor, Andrew. Dengan tulus, anak Tuhan yang sebenarnya,” begitu bunyi email ancaman lainya.

Ada pula kutipan email yang menyatakan, “Artikel ini bukan lelucon dan itulah mengapa Tuhan akan membakar mereka semua menjadi pahala untukku.”

“Nikmatilah pembengkakan dan kematian otak. Go to hell, Swift,” begitu bunyi potongan lain emailnya.

Hoover sempat ditahan pada 2016, saat ketahuan membuntuti Taylor. Namun, kini dia akan menghadapi tuduhan baru karena ketahuan membuntuti dan mengulang lagi kesalahan serupa.

Dilansir E! Online, Taylor berkali-kali menjadi korban stalking, baik fans fanatik maupun haters. Para Mei 2017, seorang pria ditangkap karena tepergok mengawasi apartemen Taylor selama tiga bulan. Dia lantas diputuskan harus menjalani tahanan di New York State Office of Mental Health.

Baca Juga: Wow, Taylor Swift Lakukan Operasi Payudara, Benarkah?

Awal bulan ini, polisi New Hampshire sudah mengirimkan peringatan kepada Taylor. Hal itu setelah seorang pria yang mengaku sebagai pacarnya meminta pistol dengan alasan akan digunakan untuk melindungi pelantun Look at What You Made Me Do tersebut. Namun hingga kini, belum ada tanggapan apapun dari mantan pacar Calvin Harris itu.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini