Pengacara Jennifer Dunn Ngaku Ditelefon Ibu-Ibu yang Menangis

Sumarni, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 05:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 12 33 1843833 pengacara-jennifer-dunn-ngaku-ditelefon-ibu-ibu-sambil-menangis-6moVUZouC8.jpg Jennifer Dunn (Foto: Okezone)

JAKARTA - Meski terus mendapat cibiran dan jadi bahan pergunjingan warganet, kasus narkoba yang menjerat aktris peran Jennifer Dunn rupanya sempat menuai simpati salah seorang netizen.

Pasalnya, menurut sang kuasa hukum, Pieter Ell, ada ibu-ibu yang menelfon dirinya selama dua hari berturut. Sembari menangis ibu-ibu tersebut memohon kepadanya agar tetap membantu Jennifer yang kini resmi menjadi tahanan Polda Metro Jaya.

"Pagi-pagi, sudah dua hari berturut-turut saya ditelefon ibu-ibu yang saya juga enggak kenal. Mereka nangis-nangis. Saya enggak tau itu nomor siapa, yah pokokya itu ada ibu-ibu yang dari Sumatera dan Makassar," terang Pieter saat ditemui di kawasan Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Kamis 11 Januari 2018.

Baca Juga: Jennifer Dunn Dapat Kiriman Alat-Alat Ibadah dan Pesan Khusus dari Ibunda

Ia pun menambahkan, "Dia nangis minta tolong. Dia bilang tolong bantuin dia. Dan dia yang dimaksud Jennifer Dunn."

Pieter menilai bisa jadi mereka yang menghubungi dirinya adalah para penggemar Jennifer. Pasalnya, mereka terus gigih memohon supaya Jedun sapaannya bisa bebas dari ketergantungan obat-obatan terlarang.

"Mungkin namanya fans atau apa gitu kita enggak tahu," sambungnya.

Sekadar diketahui, pemain Buruan Cium Gue Itu ditangkap aparat di kediamannya yang berlokasi di kawasan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan atas dugaan kepemilikan sabu seberat 0,6 gram. Jennifer diamankan pada 31 Januari 2017.

Penangkapan Jennifer sendiri merupakan yang ketiga kalinya. Sebelumnya ia pernah ditahan atas kasus serupa diusia 15 tahun, kemudian kembali di penjara pada 2009.

Sayangnya dua kali menjajal kehidupan di balik jeruji besi tidak membuat Jennifer jera. Namun baru-baru ini beredar video wanita 28 tahun tersebut sempat menangis histeris kala ditangkap polisi. Jennifer berurai air mata dan memohon ampunan kepada penyidik agar tidak ditahan.

Baca Juga: Sore Ini, Polisi Konfrontir Keterangan Jennifer Dunn dengan Tersangka T

Pieter menjelaskan bahwa sebenarnya video tersebut bukan sekadar gimmick belaka. Sang klien memang dalam keadaan syok bukan main.

"Itu kan detik-detik ditangkap, saya diminta penyidik buat menjelaskan sebelum menandatangani berita acara. Tiba-tiba dia syok akan ditahan. Spontan loh itu (nangisnya)," tutup Pieter.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini