nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usai Kasus 212, Marvel Tak Jera Cari Komikus Bertalenta dari Indonesia

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 16:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 12 206 1844150 usai-kasus-212-marvel-tak-jera-cari-komikus-bertalenta-dari-indonesia-TfY2xj0UXo.jpg

JAKARTA - Masyarakat Indonesia tentunya belum lupa dengan kabar munculnya tulisan 212 di dalam salah satu komik Marvel beberapa waktu lalu. Komikus asal Indonesia yang bernama Adrian Syaf lantas dipecat oleh Marvel pada bulan April 2017 gara-gara aksi tersebut.

Namun pada kenyataannya Marvel Comics tidak jera mencari seniman berbakat dari Indonesia untuk bekerja sama. Hal itu disampaikan langsung oleh Editor-In-Chief Marvel Comics, CB Cebulski saat berkunjung ke Indonesia, Jumat (12/1/2018).

“Tidak (jera), Marvel selalu sangat selektif sejak awal ketika akan memperkerjakan seorang seniman, baik dari segi kemampuan atau pun etos kerjanya,” kata Cebulski.

(Baca Juga: Ibunda Wulan Guritno Pilih Bali karena Tak Sanggup Beli Tanah di Jakarta)

(Baca Juga: Rifky Balweel dan Biby Alraen Beberkan Kebiasaan Usai Menikah)

Kasus yang terjadi pada Adrian memang sempat disesalkan oleh Cebulski. Akan tetapi aksi tersebut merupakan sebuah aksi individu sehingga akibatnya pun harus diterima sendiri oleh Adrian.

Hingga saat ini Marvel tetap membuka jalan bagi seniman-seniman berbakat Indonesia untuk berkarier bersama mereka. Terbukti dengan hadirnya Ario Anindito, Miralti Firmansyah, Yasmine Putri, dan Sunny Gho sebagai komikus dalam serial komik Marvel.

“Apa yang terjadi pada Ardian memang sangat disayangkan namun satu seniman tidak lantas merefleksikan satu negara dari mana seniman tersebut berasal. Itu hanya sebuah aksi individu yang dia lakukan, dia pilih, namun itu tidak mengubah opini Marvel terhadap talenta-talenta berbakat baik itu dari negara lain atau bahkan Indonesia. Jadi, kami tetap membuka lowongan bagi semua orang,” sambungnya.

Nama Adrian Syaf sempat menggemparkan dunia maya ketika memasukkan unsur 212 dan QS 5:51 pada komik X-Men Gold #1. Dua unsur tersebut terbilang sensitif karena mengacu pada Surat Al-Maidah Ayat 51 dan Aksi 212 tentang Ahok yang menistakan agama Islam.

 

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini