nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gal Gadot Hingga Emma Stone Ikut Kampanye Anti Kekerasan Seksual, Time's Up

Lidya Hidayati, Jurnalis · Rabu 03 Januari 2018 11:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 03 33 1839288 gal-gadot-hingga-emma-stone-ikut-kampanye-anti-kekerasan-seksual-time-s-up-ayRl9Mes0n.jpg Gal Gadot (Foto: Instagram/@galgadot)

LOS ANGELES – Gerakan penolakan terhadap ramainya pelecehan seksual di industri Hollywood makin marak digalakkan pada awal 2018. Yang terbaru, aktris-aktris Hollywood ramai ikut dalam kampanye anti kekerasan seksual bertajuk Time’s Up.

Dilansir People, Rabu (3/1/2017), Time’s Up merupakan kampanye anti kekerasan seksual terbaru yang bertujuan untuk mengubah budaya kerja di industri hiburan. Hingga kini, sudah banyak selebriti-selebriti wanita Hollywood yang telah ikut dalam kampanye ini.

Baca Juga: Sebelum Wonder Woman, Gal Gadot Hampir Menyerah Bertarung di Industri Film

Artis-artis tersebut menandatangani surat terbuka yang diterbitkan di New York Times pada 1 Januari 2018. Nama-nama besar seperti Penelope Cruz, Ana Ortiz, Gina Rodriguez, Ana Brenda Contreras, Olga Segura, Rosario Dawson, Zoe Saldana, Emma Stone, Reese Witherspoon, hingga Gal Gadot termasuk dalam daftar artis yang mendukung kampanye ini.

Gal Gadot mengunggah foto artikel tentang ajakan untuk mendukung gerakan Time’s Up di Instagram. Bintang Wonder Woman itu mengatakan jika sudah waktunya kekerasan dan pelecehan seksual di Hollywood berakhir.


“Aku menandatangani surat solidaritas untuk berdiri dengan wanita dan laki-laki dari setiap industri yang telah mengalami pelecehan, penyerangan, atau kekerasan seksual. Enough is enough #TimesUp,” tulis Gadot di Instagramnya.

Eva Longoria dan America Ferrera yang lama dikenal sebagai pendukung keberagaman di Hollywood aktif melakukan wawancara dengan berbagai media untuk menggalakkan Time’s Up. Ferrera sempat mengatakan jika sudah waktunya publik bersatu melawan para predator seksual ini.

“Kita semua tahu tidak ada yang namanya peluru perak. Tapi, tidak mengambil tindakan bukan lagi sebuah pilihan,” kata Ferrera kepada New york Times.

Baca Juga: Gal Gadot Ancam Berhenti Jadi Wonder Woman Jika Produser Brett Ratner Tidak Dipecat

Gerakan Time’s Up muncul setelah akhir tahun 2017 ramai terungkap banyaknya kasus pelecehan seksual di Hollywood. Time’s Up menjadi gerakan kedua setelah #MeToo yang juga muncul sebagai bentuk perlawanan kepada orang-orang papan atas Hollywood yang sudah melakukan pelecehan seksual selama bertahun-tahun.

Seperti yang sudah diketahui, gerakan-gerakan ini menyeruak pascaskandal pelecehan seksual oleh Harvey Weinstein terungkap. Menyusul Weinstein, terkuak pula fakta bahwa nama besar seperti komedian Louis C.K., Matt Lauer, hingga Charlie Rose ternyata juga melakukan pelecehan seksual.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini