nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sutradara X-Men, Bryan Singer Dituding Lakukan Pelecehan Seksual kepada Pemuda

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017 19:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 08 33 1827508 sutradara-x-men-bryan-singer-dituding-lakukan-pelecehan-seksual-kepada-pemuda-vVTv5fR0os.jpg Bryan Singer (Foto: Contact Music)

LOS ANGELES – Sudah jatuh tertimpa tangga. Peribahasa tersebut sangat pas untuk sutradara Bryan Singer.

Usai dipecat oleh Fox dari kursi sutradara Bohemian Rhapsody, kini Bryan dituding melakukan pelecehan seksual kepada seorang pemuda berusia 17 tahun. Bryan dituduh memaksa pemuda tersebut melakukan oral seks sebelum kemudian memperkosanya.

(Baca Juga: Ashanty dan Gigi Berebut Predikat Mommy Kesayangan, Ini Daftar Nomine Mom & Kids Awards 2017)

(Baca Juga: Gandeng The Overtunes Lagi untuk Soundtrack, Ernest Prakasa Beri Penjelasan)

Dilansir dari TMZ, Jumat (8/12/2017), Bryan yang merupakan mantan sutradara X-Men itu melakukan tindakan asusila tersebut di sebuah yacht di Seattle pada tahun 2003. Saat itu memang sedang digelar sebuah pesta yang dihadiri oleh banyak kaum gay muda, termasuk sang korban Cesar Sanchez-Guzman.

Pada awalnya, Bryan mengajak Guzman untuk berkeliling dan memberikan tur kapal pesiar tersebut. Ketika menemukan sebuah ruangan kosong, Bryan seketika memaksa Guzman melakukan oral seks kepadanya.

Dalam gugatannya, Guzman mengatakan bahwa ia sempat meminta Bryan untuk menghentikan aksinya, namun berujung dengan kegagalan. Guzman menuturkan bahwa kemudian Bryan memperkosanya secara anal dan mengabaikan semua pemintaan Guzman untuk berhenti.

Guzman sempat diperingatkan oleh Bryan untuk tidak membocorkan hal ini. Pada saat itu ia mengatakan bahwa dirinya adalah seorang produser Hollywood hebat dan bisa mengangkat Guzman menjadi seorang aktor asal bisa menjaga rahasia.

Akibat dari kejadian tersebut, Guzman mengaku mengalami tekanan emosional, kesedihan mental, dan rasa sakit secara fisik dan mental.

Bryan sendiri, melalui pengacaranya Andrew Brettler, membantah tudingan tersebut. Bryan akan membuktikan bahwa dirinya tidak pernah melakukan hal tersebut di jalur hukum.

“Bryan membantah tudingan tersebut dan akan berjuang keras membela tuntutan hukum ini sampai akhir,” kata Andrew Brettler.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini