Pengadilan Tetapkan Jadwal Baru untuk Sidang Pretty Asmara

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Jum'at 24 November 2017 07:39 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 24 33 1819626 pengadilan-tetapkan-jadwal-baru-untuk-sidang-pretty-asmara-QoHIdRO3lh.jpg Pretty Asmara (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat resmi menetapkan jadwal baru untuk sidangĀ  kasus narkotika Pretty Asmara. Kabar tersebut didapat dari kuasa hukum wanita 40 tahun, Chris Sam Siwu yang baru saja menerima kepastian dari pihak Kejaksaan.

"Kita dapat informasi sidangnya tanggal 29 (November). Minggu depan," kata Chris kepada Okezone, Kamis 23 November 2017.

Baca Juga: Pelimpahan Tahap Dua Selesai, Berkas Pretty Asmara Segera Disidangkan

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sempat mengumumkan jadwal sidang Pretty Asmara di situs online resmi mereka. Berkas bernomor register 1359/Pid.Sus/2017/PN Jkt.Pst dengan terdakwa Pretty Asmara itu tertulis akan disidangkan pada Rabu, 22 November 2017. Namun pada kenyataannya, sidang belum digelar hingga hari ini.

Mengenai hal tersebut, Chris Sam Siwu mengatakan bahwa memang terjadi kesalahan penulisan data dalam situs online Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Sebab, pihak Kejaksaan sejatinya masih menunggu penetapan jadwal sidang untuk Pretty Asmara. "Memang di website-nya kadang seperti itu," tuturnya.

Seperti diketahui, Pretty Asmara ditangkap Satnarkoba Polda Metro Jaya pada 15 Juli 2017 lalu di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Dari hasil penangkapan, polisi turut mengamankan tujuh orang lain beserta barang bukti berupa 2,03 gram sabu, 23 butir ekstasi, 38 butir happy five, serta uang tunai senilai Rp25 juta.

Baca Juga: Seminggu di Rutan Pondok Bambu, Pretty Asmara Merasa Tak Memiliki Keluhan

Sementara jelang pelaksanaan sidang perdana, Chris Sam Siwu mengaku tengah berdiskusi dengan tim pengacara terkait kelanjutan status mereka sebagai kuasa hukum Pretty Asmara. Apa alasannya?

"Kemarin kami menerima kuasa untuk mendampingi Pretty itu hanya selama di Polda. Jadi kami masih berdiskusi apakah akan lanjut mendampingi Pretty ke pengadilan atau tidak," papar Chris Sam Siwu.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini