nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sedih Lihat Maraknya Penembakan Massal, Nick Jonas: Aku Bersama Kalian

Dewanto Kironoputro, Jurnalis · Kamis 09 November 2017 00:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 08 33 1810944 sedih-lihat-maraknya-penembakan-massal-nick-jonas-aku-bersama-kalian-hoDdeujuQo.JPG Nick Jonas (foto: Instagram/@nickjonas)

LOS ANGELES - Kesempatan berbicara panjang lebar yang ditunggu-tunggu Nick Jonas akhirnya tiba. Tak tanggung-tanggung, pikirannya langsung tertuang di media sosial Twitter, Rabu (8/11/2017).

Tulisan Nick itu menanggapi penembakan massal dan isu perpecahan karena identitas yang akhir-akhir ini marak di Amerika Serikat. Setiap cuitan adik Joe Jonas itu dibubuhi hashtag #letlovewin, dan kurang lebih berharap agar masalah-masalah tersebut berhenti.

 (Baca Juga: Keren! Anak Ikuti Jejak Chris Hemsworth Jadi Superhero)

“Mulai dari penembakan massal. INI HARUS BERHENTI. Terlalu banyak orang tak berdosa yang meninggal. Hatiku hancur tiap kali melihat berita, dan melihat orang yang pergi beribadah... atau ke konser atau hanya sekedar berjalan di kota terbunuh,” tulis Nick.

(foto: Instagram/@nickjonas)

Kesempatan yang ditunggu Nick adalah saat Twitter memperbolehkannya menulis hingga 280 karakter. Ia menilai, hal ini berguna untuk keperluan bicara panjang seperti yang baru ia lakukan itu.

(Baca Juga: Usai Justice League, Ben Affleck Tak Yakin Masih Perankan Batman Atau Tidak)

Penembakan massal memang tengah merajalela di Negeri Paman Sam. Pada 5 November 2017, penembakan di sebuah gereja di Sutherland Springs, Texas menyebabkan sedikitnya 26 orang tewas dan 20 terluka.

Pelakunya diketahui bernama Devin Patrick Kelley (26) dan bunuh diri tak lama setelah kejadian tersebut. Penembakan ini tercatat sebagai yang terparah sepanjang sejarah Texas dan sebagai yang terparah yang terjadi di rumah ibadah sepanjang sejarah Amerika Serikat.

(Baca Juga: Masuk di Katalog Pekerja Alexis, Widuri Agesty Beberkan Kerugian Ratusan Juta Rupiah )

Nick ingin meyakinkan warganet bahwa ia mendukung pemulihan korban-korban isu kekerasan tersebut, baik karena niat pelakunya atau yang disebabkan isu SARA. Meski yakin ada tanggung jawab yang harus ia emban karena berbicara banyak, Nick merasa kasus-kasus tersebut sudah bisa dihentikan dengan itikad baik.

“Sudah waktunya membuat dunia tempat yang lebih baik. Untuk siapapun yang terpengaruh oleh setiap aksi kekerasan atau kebencian atau bencana alam. Mohon pahami bahwa aku bersama kalian. Aku berkomitmen bahwa platform media sosialku akan kugunakan sebagai alat untuk menemukan resolusi pemerintah dan resolusi sosial,” tutupnya.

(Baca Juga: Tak Ada Sakit Hati Digugat Cerai Georgia Aisyah, Aldi Taher: Dia Wanita Mulia)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini