nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Megan Fox Ungkap Kurangnya Moralitas dan Integritas di Panggung Hollywood

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Sabtu 04 November 2017 17:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 04 206 1808472 megan-fox-ungkap-kurangnya-moralitas-dan-integritas-di-panggung-hollywood-38LEXMf6Vn.jpg Megan Fox (Foto: Insider)

LOS ANGELES – Megan Fox sangat peduli dengan kehidupan di belakang panggung Hollywood. Ia mengungkapkan bahwa saat ini industri hiburan Hollywood masih memiliki kekurangan baik dari segi moralitas maupun integritas.

Baca juga: EXO, Park Bo Gum, Park Bo Young Raih Penghargaan di Korean Popular Culture & Arts Awards 2017

“Ada beberapa hal yang memang masih sangat gelap, hal-hal negatif yang terus berjalan di antara aktor atau sutradara –terutama untuk para aktris- yang harus kita lalui. Tidak ada moralitas atau integritas di dalam sistem studio. Ini benar-benar tentang keserakahan,” kata aktris berusia 31 tahun tersebut.

Seperti diketahui, buruknya kehidupan di belakang layar Hollywood mulai terkuat dengan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh Harvey Weinstein. Tak lama setelah Harvey, beberapa nama produser lain pun mulai bermunculan dengan kasus serupa.

Baca juga: Yaahh Yulhee Resmi Tinggalkan LABOUM

Megan sendiri tentunya berharap hal ini segera dibenahi di masa mendatang. Ia merasa bahwa kasus pelecehan seksual tersebut bisa membuat korban, yang kebanyakan adalah para aktris, trauma.

“Hal ini menciptakan banyak trauma secara emosional. Orang-orang harus melewati masalah ini terus-menerus karena kemanusiaan Anda bahkan sudah tak dikenali. Anda dijadikan sebuah objek, yang artinya harus segera diakhiri,” paparnya seperti dilansir Etonline, Sabtu (4/11/2017).

Baca juga: Lama Absen, Leonardo DiCaprio Siap Kembali ke Layar Lebar

Pemain film Teenage Mutant Ninja Turtles ini juga menyinggung masalah bayaran aktris yang lebih kecil daripada aktor di dunia hiburan Hollywood. Hal ini merupakan masalah lama yang tak kunjung selesai.

“Bayaran setara untuk pekerjaan yang setara. Ada juga sesuatu yang terjadi ketika Anda sedang mengerjakan film-film besar karena studio memiliki banyak uang – ketika sebuah film dengan dana USD100 juta lebih, nilai kemanusiaannya justru tak berarti apa-apa,” pungkasnya.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini