Tak Hanya Artis Hollywood, Karyawan Harvey Weinstein Juga Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Rabu 25 Oktober 2017 10:05 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 25 33 1801866 tak-hanya-artis-hollywood-karyawan-harvey-weinstein-juga-diduga-jadi-korban-pelecehan-seksual-YYbB4xooDq.jpg Harvey Weinstein (Reuters/Newshub)

NEW YORK - Baru-baru ini, kejaksaan kota New York sedang melakukan penyelidikan terhadap perusahaan yang didirikan produser film Hollywood Harvey Weinstein setelah dia dituduh melakukan pelecehan seksual kepada karyawannya.

"Kami ingin tahu... apakah pelecehan seksual atau diskriminasi itu meluas," ungkap kejaksaan kota itu dikutip dari BBCIndonesia.

(Baca Juga: Menyusup ke Rumah Justin Bieber, Wanita Berumur 40 Tahun Ditangkap)

Kejaksaan akan menyita dokumen perusahaan tersebut sebagai bagian dari penyelidikan.

Perusahaan Weinstein, yang berbasis di New York, mendapat tekanan kuat setelah skandal pelecehan seksual terhadap sejumlah wanita terungkap. Weinstein sendiri telah dicopot dari jajaran dewan direksi awal bulan ini.

Lebih dari 24 orang perempuan di antaranya aktris Angelina Jolie, Gwyneth Paltrow dan Rose McGowan telah melayangkan beberapa tuduhan terhadap Weinstein.

(Baca Juga: Tak Main Kandang, Box Office The Fortress Laris di 28 Negara Lho!)

Dalam sebuah pernyataan, Jaksa agung New York, Eric Schneiderman mengatakan tidak ada warga New York yang harus dipaksa masuk ke tempat kerja untuk dipaksa dan diintimidasi mengalami pelecehan seksual atau ketakutan.

"Apabila pelecehan seksual atau diskriminasi meluas di perusahaan, itulah yang ingin kami ketahui," tegasnya.

Seorang sumber yang mengetahui penyelidikan tersebut mengatakan kepada BBC bahwa jaksa akan menyita dokumen-dokumen perusahaan sebagai bagian dari penyelidikan.

Di antaranya dokumen laporan para karyawan yang mengeluhkan adanya pelecehan seksual serta bagaimana keluhan tersebut kemudian ditangani.

Harvey Weinstein, produser film yang karya-karyanya masuk nominasi Oscar lebih dari 300 kali, sejak awal membantah secara tegas terhadap tuduhan melakukan kekerasan seksual.

(Baca Juga: Terungkap! Aksi Pelecehan Seksual Harvey Weinstein Ternyata Sudah Lama Diketahui Quentin Tarantino)

Sementara, Kepolisian Los Angeles telah mengumumkan penyelidikan pertamanya dalam kasus yang diduga melibatkan Weinstein di California.

"Kami telah mewawancarai seorang korban kekerasan seksual yang diduga yang melibatkan Harvey Weinstein yang terjadi pada 2013," kata juru bicara LAPD, Sal Ramirez, kepada BBC.

Sedangkan di London, polisi mengatakan Weinstein dituduh melakukan penyerangan terhadap tiga orang perempuan dalam insiden terpisah pada akhir 1980-an, 1992, 2010, 2011 dan 2015.

Polisi menyatakan telah menerima klaim laporan bahwa mereka diserang di kawasan Westminster, Camden dan London bagian barat. Menurut polisi, tidak ada penangkapan yang dilakukan atas tuduhan tersebut.

(Baca Juga: Duh! Tak Hanya Aktris Hollywood, Model Italia Juga Klaim Diperkosa Harvey Weinstein)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini