nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OKEZONE WEEK-END: Divonis Umur Tak Panjang, Epy Kusnandar Optimis Setelah Minum Rempah dan Herbal

Alan Pamungkas, Jurnalis · Minggu 22 Oktober 2017 03:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 22 33 1800334 okezone-week-end-divonis-umur-tak-panjang-epy-kusnandar-optimis-setelah-minum-rempah-dan-herbal-xCJyhIHnwo.jpg Epy Kusnandar dan Istri (Foto: Instagram)

JAKARTA - Epy Kusnandar pernah merasakan kanker otak. Saat itu, dirinya mendapatkan vonis dokter jika umurnya tak akan panjang. Ia sempat menyerah dan terpuruk.

Segala usaha dilakukan dirinya agar bisa kembali menjalani hidup yang lebih baik. Berbagai jenis pengobatan pun dilakukan termasuk menggunakan rempah-rempah dan herbal.

(Baca Juga: Ikut Street Audition Indonesian Idol 2017 Bersama Grab Indonesia di 9 Kota, Dekatkan Diri Raih Impian)

(Baca Juga: Ada Street Audition dari Grab Indonesia, Olla Rosa: Akan ada Bintang Baru di Indonesian Idol 2017)

"Waktu itu umur saya diperkirakan tinggal tiga bulan lagi. Tapi saya tidak lantas putus asa. Saya mencoba mencari jalan alternatif untuk kesembuhan. Setelah konsisten mengkonsumsi herbal Alhamdulillah saya masih diberi umur panjang," jelas Kang Epy.

Maka dari itu, semenjak sembuh dari kanker otak dirinya terus meminum obat herbal agar bisa menjaga kebugaran tubuhnya. Ia pun aktif dalam organisasi rempah dan pengobatan herbal sebagai bentuk rasa syukur atas kesehatan dirinya.

"Sebagai bentuk rasa syukur saya pasa herbal Indonesia, disamping itu juga sebagai dukungan saya secara penuh kepada PePATRI," jelasnya.

(Baca Juga: Yuk, Siap-Siap...Street Audition Indonesian Idol 2017 Digelar Hari Ini, Cek Lokasinya!)

(Baca Juga: Seru! Wujudkan Impian jadi Penyanyi Idola, Indonesian Idol & Grab Indonesia Ajak Peserta Abadikan Momen Audisi)

Perkumpulan Pengobat Alternatif Tradisional & Ramuan Indonesia diharapkan Epy bisa meyakinkan masyarakat agar tak perlu khawatir ketika harus berusaha untuk mendapatkan kesembuhan.

"Jangan sampai kehadiran pengobatan alternatif selalu mendapatkan stigma negatif," tandasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini