Usai Diperiksa Polisi, Ahmad Dhani: Kalau Tweet yang Pertama Memang Saya yang Perintahkan!

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Selasa 10 Oktober 2017 22:33 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 10 33 1792909 usai-diperiksa-polisi-ahmad-dhani-kalau-tweet-yang-pertama-memang-saya-yang-perintahkan-JnELRx5SE3.jpg Ahmad Dhani (foto: Adiyoga Priambodo/Okezone)

JAKARTA - Proses pemeriksaan terhadap Ahmad Dhani atas laporan dugaan ujaran kebencian di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (10/10/2017) akhirnya selesai. Hampir 1 jam lebih diperiksa, Dhani dicecar 22 pertanyaan dari penyidik seputar ujaran kebencian yang ia tulis di laman Twitter-nya.

Usai keluar dari ruang pemeriksaan, Ahmad Dhani berbicara seputar cuitan yang dimaksud. Di hadapan para pewarta, Dhani membenarkan jika salah satu cuitan yang dilaporkan memang buah pemikirannya.

(Baca Juga: Tersipu Malu, Cita Citata Kikuk Kenalkan Pacar Baru si Pengusaha Asal Iran)

"Kalau Tweet yang pertama memang saya yang perintahkan. Nah kalau yang kedua ketiga baru ide admin," kata Ahmad Dhani.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Dhani turut menunjukkan Tweet mana yang bersumber dari idenya sendiri. Kalimat tersebut berbunyi 'Siapa saja yang mendukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya'.

(Baca Juga: 17 Tahun Tanpa Pasangan Hidup, Desy Ratnasari: I'm Fine)

Cuitan inilah yang lantas membuat Ahmad Dhani dipolisikan oleh relawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Jack Lapian pada 10 Maret 2017. Dalam laporan tersebut, Dhani dikenakan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) UU ITE.

(Baca Juga: Status Jadi Tersangka, Lyra Virna Siap Gugat Balik Biro Perjalanan Haji)

Kendati demikian, status Ahmad Dhani masih dipertahankan sebagai saksi pelapor usai diperiksa. Menurut keterangan kuasa hukum Dhani, penyidik masih mengumpulkan bukti dari keterangan saksi lain untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

(Baca Juga: Makin Dewasa, Astrid Tiar Akui Semakin Kelimpungan Urus Anak)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini