nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Klarifikasi Nikita Mirzani soal Tuduhan Hina Panglima TNI Dinilai Janggal

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Sabtu 07 Oktober 2017 04:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 07 33 1790597 klarifikasi-nikita-mirzani-soal-tuduhan-hina-panglima-tni-dinilai-janggal-CYYP1dcXnO.jpg Nikita Mirzani (Foto: Yoga/Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda, yakni Sam Aliano melaporkan Nikita Mirzani ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Laporan ini terkait cuitan beberapa waktu lalu yang dianggap telah menghina Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmayanto pada akun Twitternya.

Meski sudah melayangkan laporannya, Sam Aliano ternyata sudah mengetahui bahwa ibu dua anak tersebut telah memberikan klarifikasi ke hadapan media bahwa dirinya tak pernah menulis dan tak pernah menggunakan aplikasi Twitter.

(Baca Juga: Pecah! The S.I.G.I.T Buka Synchronize Fest 2017 Meski Tanpa Drummer)

(Baca Juga: Jadi Mahasiswi, Prilly Latuconsina Miliki Kenangan Pertama dengan Ibu Kantin)

Bagi Sam Aliano ada keganjalan dengan alibi-alibi yang dikeluarkan oleh pemain film Comic 8 tersebut.

"Apakah dia yang tulis sendiri apa enggak, yang kami dapatkan laporan katanya dia tidak menulis hal itu, dan Nikita malah menghapus akun Twitternya. Itu tanda-tanda adanya keganjalan disitu," ujar Sam Aliano saat ditemui di kantor Komisi Penyiaran Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat 6 Oktober 2017.

Ia juga tak membuka komunikasi dengan Nikita Mirzani untuk memberikan penjelasannya. Walaupun wanita 31 tajum tersebut menyebutkan bahwa dirinya tak bersalah, namun Sam Aliano menunggu hasil dari penyelidikan kepolisian.

(Baca Juga: FRIDAY K-POP: Lil Pump dan BTS Cetak Sejarah di Tangga lagu "Streaming Songs")

(Baca Juga: Prilly Latuconsina Bantah Terjadi Cinta Lokasi dengan Shawn Adrian)

"Kita enggak ada konfirmasi ke Nikita karena Nikita sampai eekarang tidak ada penjelasan, apalagi dia sebut merasa enggak bersalah, boleh saja dia sebut dia tidak bersalah, biarkan polisi membuktikan kebenarannya," tutupnya.

Sebelumnya, Gerakan Pemuda Anti Komunis (GEPAK) telah melaporkan Nikita ke Polda Metro Jaya pada 4 Oktober lalu, namun tak selang berapa lama, pihak kepolisian menolak laporan tersebut.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini