nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masih soal Tudingan Hina Panglima TNI, Nikita Mirzani Kini Dilaporkan ke KPI

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Jum'at 06 Oktober 2017 21:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 06 33 1790502 dilaporkan-ke-kpi-nikita-mirzani-diminta-tak-tampil-di-televisi-gitc7R29uu.jpg Nikita Mirzani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda, Sam Aliano menyerahkan laporan ke komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengenai kasus yang terjadi pada Nikita Mirzani. Belakangan ini, ibu dua anak tersebut memang dituduh telah menyebarkan kebencian dan menghina Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmayanto.

(Baca Juga: Jadi Jebolan Rising Star Indonesia, Nasib Anda Khalida Berubah Total


Cuitan kebencian pun diduga disebarkan melalui akun Twitter pribadi yang bernama @NikitaMirzani pemain film Comic 8 tersebut. Sebelumnya, Gerakan Pemuda Anti Komunis (GEPAK) telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

"Kami barusan serahkan pengantar surat  ke komisioner ke pihak KPI, KPI menerima, dan  kami juga sempat berbincang apa yang kita sampainkan apa yang terjadi dalam beberapa hari lalu," ujar Sam Aliano saat ditemui di kantor Komisi Penyiaran Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (6/10/2017).

"Bahwa yang dilakukan Nikita Mirzani dengan menyebarkan kebencian terhadap tentara TNI yaitu Jendral Gatot dalam akun Twitternya dimana itu disebut dalam film G30 S PKI seharusnya jendral Gatot dalam lubang buaya tersebut," tambahnya.

(Baca Juga: Kisruh Cover Lagu Orang Lain di Youtube, Hak Cipta Jadi Solusi)


Sam Aliano bersama dengan anggota asosiasinya melaporkan kasus tersebut ke KPI untuk mencekal kemunculan Nikita Mirzani di televisi. Pasalnya mereka menganggap kalau wanita 31 tahun itu dianggap sebagai pemecah belah bangsa Indonesia dan menimbulkan kegaduhan atas cuitan di Twitternya tersebut.

"Kami sebagai asosiasi dan saya ketua Sam Aliano bersama anggota saya Kami mendesak pihak KPI mencekal tayangan terhadap pada siapapun yang memecah belah bangsa dengan melakukan kegaduhan masyarakat di hari-hari yang buat kita gembira adanya ulang tahun TNI dan  kami melihat ada pernyataan pas ulang tahun TNI  dari Nikita Mirzani bahwa Gatot Jendral panglima masuk ke dalam buaya," paparnya.

"Kami marah, karena di lubang buaya itu tempat dimana Jendral-jendral mati didalamnya yang dibunuh oleh PKI pada zaman itu artinya itu masuk ke dalam. Oleh karena itu kami kecewa, kami tidak menerima sangat keterlalauan apa yang terjadi lewat di akun Twitternya," tutup Sam Aliano.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini