nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

17 Tahun Bermusik, Andien Kenang Masa Sulit di Awal Karier

Miftahul Khoiriyah, Jurnalis · Rabu 04 Oktober 2017 20:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 04 33 1788858 17-tahun-bermusik-andien-kenang-masa-sulit-di-awal-karier-3BT9t2gDzS.jpg Andien di panggung Soundrenaline (Foto: Rima/Okezone)

JAKARTA - Nama Andien Aisyah kini sudah dikenal khalayak luas sebagai musisi penuh talenta. Ia mengawali karier pada tahun 2000 dan merilis album beejudul Kinanti pada tahun 2002.

Kini terhitung sudah tujuh album yang diluncurkan dan popularitasnya di industri musik Tanah Air pun tak bisa diragukan lagi. Namun siapa sangka, di balik kesuksesannya tersebut ada pengalaman buruk yang sempat diterima Andien, khususnya di awal karier sebagai seorang penyanyi.

Baca juga: Siap-Siap! Lee Young Ae Bakal Hadir dengan Drama Mata-Mata Terbaru

Diakui Andien, ia sempat menerima perlakuan kurang baik dan cukup menjadi kenangan menyakitkan dari sesama penyanyi yang lebih senior di kala itu. Hal ini disampaikan saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

"Waktu awal-awal tahun 2000-an ada yang namanya senioritas yang penyanyi baru kemudian harus berhadapan dengan penyanyi yang lebih senior untuk digembleng di belakang panggung lah istilahnya," kenangnya hari ini, Rabu (4/10/2017).

Kendati demikian, hal tersebut sudah berhasil dilewati perempuan bernama lengkap Andini Aisyah Haryadi ini. Bahkan, sudah ada puluhan lagu yang menjadi karyanya dan akrab di hati para penggemar.

Menandai kariernya sejak 17 tahun terakhir, ibu satu orang anak ini pun merilis album bertajuk Metamorfosa. Karyanya kali ini bercerita tentang perubahan yang ada dalam hidupnya juga perkembangan kariernya selama ini.

Baca juga: Penuh Misteri, Resepsi Pernikahan Bella di Bandung Tertutup dan Ketat

Di albumnya kali ini Andien melibatkan sosok sang putra, Anaku Askara Biru sejak awal pembuatan lagunya. Bagaimana tidak, rekaman dilakukan sejak usia kandungannya empat bulan bahkan berlanjut sampai beberapa hari menjelang persalinan.

"Tapi justru sebenernya satu potensi yang aku ini tadinya tidak mungkin aku lakukan adalah ternyata sosok perempuan itu kuat sekali, bayangin enggak sih aku tadinya mikir aku pas 6 bulan hamil itu udah harus berenti nyanyi dan udah harus selesai rekamannya sehingga tinggal mixing mastering keluar albumnya, ternyata aku rekaman masih sampai 9 bulan bahkan setelah 40 hari aku ngelahirin, aku bawa Kawa ke studio rekaman lagi dan lihat sendiri yang bagaimana Kawa bisa ketiduran digendongan aku ketika aku nyanyi gitu," papar Andien. 

"Jadi tenyata aku bisa aku mampu ngelakuin peran itu dan aku pengin bilang ke semua orang bahwa yang namanya perempuan itu diberikan tangan banyak sekali untuk melakukan itu dan ini enggak akan aku rasakan kalau enggak ada proses pembuatan album ini makanya ini menjadi metamorfosa yang sangat baik juga buat aku," tutupnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini