Ariana Grande Nilai Insiden Penembakan di Las Vegas sebagai Aksi Terorisme

Rima Wahyuningrum, Jurnalis · Selasa 03 Oktober 2017 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 03 33 1787785 ariana-grande-nilai-insiden-penembakan-di-las-vegas-sebagai-aksi-terorisme-Y1O3y3lWF3.jpg Ariana Grande (Foto:TMZ)

LAS VEGAS - Insiden penembakan di Las Vegas, Amerika Serikat pada Minggu, 1 Oktober 2017 malam waktu setempat membuat dunia tercengang lantaran menghasilkan korban tewas dan luka-luka dengan total mencapai ratusan orang.

Salah satu yang ikut simpati yakni penyanyi Ariana Grande. Pelantun Dangerous Woman tersebut megucapkan rasa sedih dan kecewanya dalam cuitan di akun Twitter pribadinya.

- Baca Juga: Siapkan Pemakaman di Samping Marilyn Monroe, Bos Playboy Rogoh Kocek Rp1 Miliar

Wanita berusia 24 tahun tersebut menyimpulkan bahwa insiden tersebut adalah sebuah terorisme. "Hatiku hancur karena Las Vegas. Kami butuh cinta, kesatuan, damai, kontrol senjata dan orang-orang untuk memperhatikan ini dan menyebut ini dengan apa = terorisme," tulisnya.

"Aku menyayangimu. Terima kasih telah menggunakaan hak suaramu untuk membicarakan isu penting ini," tulis @butherasthirl.

"Terima kasih karena selalu membahas masalah dunia lewat ruangmu untuk membuat perbedaan dan mengobati orang. Kamu terlalu baik" tulis @dangagb.



Namun, kesimpulan Ariana menyebut insiden ini sebagai sebuah bentuk terorisme juga menjadi perdebatan oleh netizen. Isu ras dan agama ramai jadi topik pembicaraan mengingat insiden tur konser miliknya Dangerous Woman yang dibatalkan akibat kejadian sejenis.

"Tunggu. Kau menyebut kontrol senjata sekarang tapi tidak untik kontrol radikal islam setelag penyerangan di konsermu yang berada di Manchaster? #LasVegas," tulis @ScottPresler.

- Baca Juga: Sebelum Meninggal, Bos Playboy Berikan "Harta Karun" Ini Kepada Istri Ketiga

"Tidak disebutkan secara spesifik soal radikal Islam tapi itu juga belum dipastikan saat itu. Namun, pernyataan itu jelas menyebutkan perlawanan kebencian dengan cinta," tulis @wood_shyamalan.

Pada 22 Mei lalu, sebuah ledakan bom bunuh diri meyerang area Manchaster Arena, tempat acara konser Dangerous Woman milik Ariana dengan menewaskan 19 orang dan puluhan luka-luka. Kejadian tersebut membuat pelantun Side to Side tersebut terpukul dan terpaksa membatalkan sejumlah konsernya beberapa waktu.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini