Sopan dan Menyesal, Pertimbangan Majelis Hakim Berikan Iwa K Hukuman Ringan

Sumarni, Jurnalis · Rabu 27 September 2017 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 27 33 1784023 sopan-dan-menyesal-pertimbangan-majelis-hakim-berikan-iwa-k-hukuman-ringan-WR1t2TlK2Y.jpg Iwa K (Foto: Marni/Okezone)

TANGERANG - Musisi Iwa Kusuma alias Iwa K dijatuhi hukuman enam bulan penjara dengan ketentuan menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur oleh Majelis Hakim. Putusan tersebut dibacakan di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten sekira pukul 14.00 WIB pada Rabu (27/9/2017).

Majelis Hakim yang bernama Sun Basar Hutagalung ini mempertimbangkan beberapa poin ketika menvonis Iwa K. Ia mengungkap sikap terdakwa yang sangat menyesal dan sopan selama pengadilan adalah alasan paling utama.

(Baca Juga: Tok, Tok, Tok! Majelis Hakim Vonis Iwa K 6 Bulan Penjara)

(Baca Juga: Datangi Bareskrim, Syahrini: Saya Enggak Mau Di-Shoot, Stop!)

"Hal yang meringankan yakni terdakwa sopan selama persidangan. Lalu terdakwa mengakui perbuatannya dan menyesalinya, serta terdakwa meminta pertolongan untuk disembuhkan," ujar Majelis Hakim ketika membacakan putusan.

"Jadi Majelis sependapat dengan jaksa penuntut umum (JPU) bahwa terdakwa bersalah. Mejatuhi pidana dengan pidana penjara 6 bulan dengan ketentuan di tempati di RSKO. Itu dikurangi dengan rehabilitasi sebelumnya," sambungnya.

(Baca Juga: Gandeng Tangan Shahrukh Khan, Aishwarya Rai Tak Dicemburui Gauri)

(Baca Juga: Layaknya Anak Normal, Pangeran George Juga Malas Pergi Sekolah)

Sebelumnya, Iwa dituntut oleh pihak JPU menjalani hukuman selama delapan bulan penjara. Namun tim kuasa hukum Iwa mengajukan permohonan klemensi atau keringanan hukuman dengan alasan sang klien adalah tulang punggung keluarga.

Di lain pihak, Iwa melalui kuasa hukumnya Chris Sam Siwu menerima keputusan Majelis Hakim tanpa mengajukan banding.

"Putusan dalam sidang ini enam bulan rehabilitasi dikurangi masa rehab. Menurut kami juga bahwa keputusan mereka kami terima. Kami tidak pikir-pikir. Kami tidak mengajukan banding," jelas Chris.

"Karena Iwa sudah lima bulan di penjara jadi mungkin tinggal sebulan lagi. Setelah itu dia sudah siap dengan karya baru dia, murni ciptaan dia sendiri," imbuhnya.

Iwa sendiri tertangkap aparat kepolisian pada 29 April 2017 saat hendak terbang menuju Makassar, Sulawesi Selatan. Ia diamankan di Terminal 1A Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta.

Barang bukti berupa tiga linting ganja yang diselipkan ke dalam rokok kemasan kretek ditemukan di kantong celana sang rapper. Diketahui berat netto-nya sebesar 1,4850 gram. Atas perkara ini, Iwa dikenai pasal 127 ayat (1) huruf a tentang narkotika.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini