nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ironi Punya Banyak Followers, Orangtua dan Anak Raffi Ahmad Jadi Sasaran Persekusi di Instagram

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 27 September 2017 15:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 27 33 1783992 ironi-punya-banyak-followers-orangtua-dan-anak-raffi-ahmad-jadi-sasaran-persekusi-di-instagram-y4cVcL3LLZ.jpg Raffi Ahmad (Foto: Sarah/Okezone)

JAKARTA - Memiliki jumlah pengikut atau followers sebanyak 19.7 juta, akun Instagram milik Raffi Ahmad yang bernama @raffinagita1717 memang tak luput dari serangan komentar-komentar negatif. Kendati demikian, Raffi dan Nagita Slavina itu tak ambil pusing dan membuatnya menjadi terpuruk dengan adanya komentar-komentar negatif tersebut.

Namun, ia hanya merasa sedih kalau orangtua dan anaknya yang menjadi sasaran persekusi. Bagi Raffi Ahmad tak sepatutnya, orangtua dan anak juga dibawa dalam permasalahan.

(Baca Juga: Bangga! Raisa Masuk Nominasi MTV EMA London 2017)

(Baca Juga: Hampir Gila karena Ingin Mimpi, Ashanty Sedih Belum Bisa Bahagiakan Almarhumah Ibunda)

"Kalau saya sama Nagita sih enggak pernah (drop), saya tahu risiko sebagai public figure tapi kan kita punya orangtua. Yang lebih miris sendiri orangtua atau sampai anak saya yang ikut di-bully," ungkap Raffi saat ditemui di kawasan Mall Central Park, Jakarta Barat, Rabu (27/9/2017).

Ayah dari Rafathar Malik Ahmad ini juga mengungkapkan bahwa dirinya lelah jika harus membalas komentar-komentar negatif netizen. Namun dengan adanya digital campain dari Instagram yang bertajuk #KOMENBAIK, ia merasa senang bisa memsosialisasikan hal-hal positif pada media sosial.

(Baca Juga: Dikabarkan Kembali Menikah dengan Pengusaha, Andi Soraya: Bukan Usaha Fiktif Ya!)

(Baca Juga: Keren! Leonardo DiCaprio Jadi Presiden Amerika Serikat di Film Biopik Roosevelt)

"Kalau saya sendiri balasin komen capek, dengan kampanye ini saya senang. Dengan bangsa ini sama-sama mensosialisasikan Instagram media yang menyalurkan hal-hal positif," tutur Raffi.

"Jangan disalahgunakan, jangan mem-bully terus, mental mereka akan jelek ke depannya apalagi yang di-bully juga," pungkasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini