Image

Soal Kasus Penipuan Villa di Bali, Jeremy Thomas Menyebut Telah SP3

Sumarni, Jurnalis · Kamis 14 September 2017, 17:10 WIB
https img.okeinfo.net content 2017 09 14 33 1775986 soal kasus penipuan villa di bali jeremy thomas menyebut telah sp3 BPXo8nh6Cg.jpg Jeremy Thomas (Foto: Rima/Okezone)

TANGERANG - Jeremy Thomas sempat dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus penipuan terkait pengalihan aset set vila di Ubud, Bali. Dikonfirmasi soal hal tersebut, Jeremy Thomas mengaku dinyatakan selesai. Jeremy menyebutkan pihak kepolisian telah mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) atas kasus itu.

"Kan sudah SP3," katanya saat dijumpai di kawasan Pengadilan Negeri Tangerang, Banten pada Kamis (14/9/2017).

(Baca Juga: Demi Beri Support, Jeremy Thomas Hadiri Sidang Lanjutan Axel Matthew)

(Baca Juga: Axel Matthew Sidang Perdana, Jeremy Thomas Rindu Cium Kening Anak)

Saat disinggung status tersangka yang ditetapkan oleh pihak Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat belum lama ini, Jeremy juga enggan berkomentar banyak. Yang pasti, bapak Axel Matthew Thomas ini mengungkap kasus tersebut tak perlu diperpanjang lagi.

"Ya nanti ajalah kalau itu. Saya enggak bisa menjawab. Kalau kita kan yang penting positive thinking aja. Dari saya sudah pernah saya jawab di media dan itu sudah pernah diterbitkan," jelasnya.

"Dokumen terakhir yang saya terima yah itu tadi (SP3)," tambahnya.

Kasus ini bermula dari sengketa lahan dan bangunan vila di Ubud, Bali pada tahun 2013 silam dengan seorang warga negara Australia, Patrick Alexander. Jeremy Thomas kemudian diaporkan oleh Patrick ke Polda Bali pada Oktober 2014 lalu dengan tuduhan penipuan.

Kasus ini kemudian dilimpahkan oleh Polda Bali ke Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat. Jeremy dituduh melakukan penipuan senilai Rp16 miliyar. Dalam pernyataan belum lama ini, Jeremy mengaku memiliki berkas dokumen yang lengkap untuk penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu, selain kasus penipuan villa di Ubud, Bali, anak Jeremy juga terjerat masalah hukum. Kasus Axel sendiri terkait penyalahgunaan narkotika yang mengharuskan pemuda 20 tahun itu mendekam di Lapas Pemuda Tangerang.

Apabila kasus Jeremy telah selesai maka kasus Axel masih terus bergulir di Pengadilan Negeri Tangerang. Pada 11 September lalu, Axel sudah menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini