nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

George RR Martin, Pencipta Serial Game of Thrones yang Tak Pernah Saksikan Ciptaannya

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Jum'at 25 Agustus 2017 05:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 24 598 1762631 george-rr-martin-pencipta-serial-game-of-thrones-yang-tak-pernah-saksikan-ciptaannya-bTPiD2XW3P.jpg George RR Martin (Foto: The Indpendent)

LOS ANGELES – Semua pencinta Game of Thrones pasti mengenal nama George RR Martin. Beliau adalah penulis serial GoT sebelum akhirnya diangkat ke layar kaca.

- Baca Juga: Wow, Para Pemain Game of Thrones Dapatkan Gaji Fantastis

- Baca Juga: Heboh Game of Thrones, Situs HBO Crash

Meski dirinya adalah penulis dan yang menciptakan Game of Thrones, George nyatanya tak pernah menonton serial Game of Thrones. Ia mengaku sangat sibuk melakukan tur dan juga menulis sehingga tidak pernah sempat menonton serial tersebut.

Kendati demikian, ia masih tahu beberapa perkembangan cerita yang ada di dalam televisi. Ia bahkan mengungkapkan bahwa ternyata ada beberapa perbedaan cerita di antara di televisi dan di dalam buku. Beberapa karakter yang ada di dalam tv ada yang sudah mati padahal di dalam buku masih hidup.

“Serial buku dan adaptasi tv memang memilih jalur yang berbeda. Di layar kaca, karakter-karakter terus dibunuh. Sekitar 20 di antaranya telah mati, sedangkan bagiku mereka masih hidup dan akan tampil dalam buku baru,” ujarnya seperti dilansir The Wrap, Rabu (24/8/2017).

D. B. Weiss dan David Benioff selaku penulis skenario Game of Thrones memang banyak melakukan diskusi bersama George untuk membuat tayangan mereka semakin menarik. Salah satu hal yang biasa dilakukan adalah dengan menghilangkan seorang karakter, baik itu dengan dibunuh atau mengalami kecelakaan.

“Orang-orang akan merasa sangat terkejut ketika mereka membaca bukunya setelah menonton tayangannya. Mereka sangat berbeda dalam banyak hal sampai akhir pertunjukan nanti,” kata Benioff.

George RR Martin juga memberikan penjelasan mengapa dirinya begitu lama mengeluarkan buku Song of Ice and Fire yang keenam. Faktor usia menjadi salah satu alasan mengapa dirinya memakan begitu banyak waktu dalam proses penulisannya.

- Baca Juga: Akting Ed Sheeran di Game of Thrones Dikritik, Sutradara Membela

- Baca Juga: White Walkers hingga Ed Sheeran Hadir di Game of Thrones Season 7

“Aku tidak mulai menulis lebih lambat dalam beberapa tahun terakhir ini. Aku mengerjakan buku pertama selama enam tahun dan menghabiskan empat tahun untuk buku kedua. Fantastis rasanya jika bisa merilis novel setiap tahun, bukan menawarkan buku dalam volume yang besar. Novel-novelku berisi 1500 halaman, bukan 500 halaman. Sementara itu aku tidak bertambah muda. Umur nyatanya tidak menambah antusiasme,” tandasnya.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini