Image

Kampanyekan Pentingnya Membaca, Nadine Chandrawinata Bakal Buka Taman Bacaan Hingga ke Raja Ampat

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Senin 14 Agustus 2017, 04:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 14 33 1755281 kampanyekan-pentingnya-membaca-nadine-chandrawinata-bakal-buka-taman-bacaan-hingga-ke-raja-ampat-4AcE2b0mMK.jpg Nadine Chandrawinata (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pendidikan tentu merupakan hal utama yang akan menjadi aset suatu negara. Bahkan membaca dan menulis merupakan hal dasar yang harus dimiliki seseorang agar pendidikan mereka bisa terasah secara baik.

Melalui kampanye buta huruf, aktris sekaligus Puteri Indonesia 2005, Nadine Chandrawinata menyadari bahwa beberapa penduduk di wilayah Indonesia masih mengalami buta huruf. Hal tersebut nyatanya ia ketahui ketika dirinya melakukan travelling ke sebuah wilayah di Indonesia.

(Baca Juga: Kehadiran Jokowi di We The Fest Alihkan Perhatian Penonton Charli XCX)

(Baca Juga: Jokowi Jadi Rockstar di Konser Arkarna)

"Pendidikan itu aset negara. Iya kita campaign. Karena aku melihat pendidikan saat aku traveling, banyak yang tidak bisa menulis, membaca, dan itu menyedihkan, mereka tidak bisa mengetahui apa yang terjadi di indonesia, ini adalah modal utama untuk bisa lebih baik lagi secara personal," ungkap Nadine Chandrawinata yang ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2017)

Bersama dengan Komunitas Taman Baca Pelangi dan Sea Soldier, wanita berusia 33 tahun ini mengaku mengajak para masyarakat di Car Free Day, kawasan Sudirman untuk bersama-sama merasakan derita orang-orang yang mengalami buta huruf. Bahkan tidak hanya itu, ia juga mengajak masyarakat kidal untuk menulis dengan tangan kanan, begitupun sebaliknya.

"Kita bersama dengan Taman Bacaan Pelangi dan tim Sea Soldier juga, sambil gowes, kita akan mengajak pengunjung disini, gimana sih kalau kita benar-benar buta huruf. Dalam arti pendidikan itu paling penting, kalau kita enggak bisa membaca menulis, kalau enggak mengerti dengan kata-kata itu gimana rasanya," paparnya.

"Jadi kita ajak tutup mata, kalau dia kidal, dia nulis pakai tangan kanan, kalau yang normal dia nulis pakai tangan kiri, terus tulis bebas apa saja, rasanya gimana, pasti berantakan kan. Jadi emang betapa pentingnya belajar edukasi, karena pendidikan itu aset negara," tambahnya.

- Baca Juga: Sering Kena Bully, Young Lex Pilih Abaikan Ocehan Haters

- Baca Juga: FOTO: Waduh Young Lex Ngamuk di Media Sosial, Ada Apa?

Sementara itu, kepedulian saudara kandung dari Marcel dan Mischa Chandrawinata kepada penduduk buta huruf tak hanya sekedar bicara tanpa aksi semata. Di bulan September mendatang, ia mengaku akan membuat dua buah perpustakaan di kawasan Raja Ampat.

"Berikutnya karena kita kerjasama dengan Taman Bacaan Pelangi, Meraka sudah ada 58 titik perpustakaan. Jadi kedepannya kita mau dibulan September ini ke arah Raja Ampat untuk mendirikan perpustakaan di sana dua titik," pungkasnya.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini