Image

Mulia Banget, Nadine Chandrawinata Peduli Sesama yang Buta Huruf

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Minggu 13 Agustus 2017, 22:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 13 33 1755233 mulia-banget-nadine-chandrawinata-peduli-sesama-yang-buta-huruf-41c813cotX.jpg Nadine Chandrawinata (Foto: Okezone)

JAKARTA - Aktris Nadine Chandrawinata, ikut mengkampanyekan peduli buta huruf bersama bersama Komunitas Taman Baca Pelangi dan Sea Soldier. Baginya buta huruf merupakan suatu hal yang sangat penting untuk memiliki perhatian khususnya Indonesia.

(Baca Juga: Dua Kali Lewatkan Diving, Nadine Chandrawinata Akan Kembali ke Selandia Baru)

(Baca Juga: Kisah Pengalaman Nadine Chandrawinata Salam 'Tempel Hidung' Bersama Suku Maori)

Tidak hanya sekadar mengkampanyekan hal tersebut dengan mengoceh panjang lebar dan menyerukan mengenai buta huruf. Dalam kampanye yang dilakukan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2017), wanita berusia 33 tahun tersebut mengajak masyarakat untuk bersama-sama merasakan derita orang-orang yang mengalami buta huruf sambil berkeliling dengan menggunakan sepeda.

"Kita lagi champaign buta huruf. Jadi demonya kita tutup mata merasakan bagaimana kalau kita buta huruf. Gimana perasaan guilty-nya, mindernya, merasa lostnya itu yang ingin kita sharing," ungkap Nadine Chandrawinata.

(Baca Juga: Lebarkan Sayap, Mischa Chandrawinata Kembangkan Resor Wisata di Raja Ampat)

(Baca Juga: Rayakan Hari Pendidikan, Nadine Chandrawinata Petik Ilmu dari Perjalanan Keliling Dunia)

Baginya, permasalahan buta huruf di Indonesia merupakan hal yang cukup penting untuk di tangani. Pasalnya, pendidikan merupakan hal mendasar yang harus dimiliki oleh setiap indvidu untuk kepentingan diri mereka masing-masing.

Selain itu, membaca merupakan salah satu modal pendidikan yang tidak akan bisa didapatkan seseorang jika mereka tak memiliki kemampuan untuk membaca.

"Kita benar-benar angkat tentang pendidikan. Kenapa harus pendidikan, karena itu aset untuk si individual. Karena kalau kita enggak bisa menulis dan baca, dan enggak ngerti maksudnya, itu rasanya kita lost. Nanti hasil dari tulisan itu pas kita keliling beberapa titik di Indonesia kita ingin tunjukan kalau kita peduli buta huruf," paparnya.

"Pendidikan Itu modal bagi manusia adalah membaca. Kalau kita bisa baca dan mengerti apa yang kita tulis, kita bisa spread the message, kita bisa jadi inspirasi bagi orang lain dari tulisannya. Jadi banyak manfaatnya," tandasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini