Image

Tampil Beda, Hannah Al Rasyid Ngaku Rambutnya Hancur, Kok Bisa?

Revi C. Rantung, Jurnalis · Minggu 13 Agustus 2017, 07:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 12 33 1754690 tampil-beda-hannah-al-rasyid-ngaku-rambutnya-hancur-kok-bisa-MJVjR5ZBgD.JPG Hannah Al Rasyid (Foto: Revi/Okezone)

JAKARTA - Penampilan berbeda kini ditunjukkan oleh aktris cantik Hannah Al Rasyid. Aktris 31 tahun itu tampil dengan rambut yang begitu pendek. Ia pun mengaku bahwa itu terjadi lantaran produksi peran film sebelumnya yang membuat rambutnya hancur.

Sementara itu, justru dengan rambut pendeknya tersebut, Hannah malah mendapatkan sebuah peran pada mini seri yang berjudul Do(s)a dimana karya film itu memerankan bintang-bintang kenamaan asal Indonesia bahkan Malaysia.

- Baca Juga: Hannah Al Rashid Ubah Penampilan di Bulan Ramadan

- Baca Juga: Cerita Hannah Al Rashid Beratnya Berpuasa di Inggris

"Rambut gue ancur karena produksi sebelumnya, ternyata pas ketemu produser gue bilang rambut gw bakal pendek ya. Tapi mereka bilang 'wah malah bagus buat Zaza karena karakternya jadi lebih kuat dengan rambut pendek' dan gue bersyukur banget bisa dapat peran dengan rambut begini, dan ternyata itu cukup bantu buat karakternya," papar Hannah Al Rasyid saat ditemui di kawasan Pangeran Antasari, Cipete, Jakarta Selatan, Jumat 11 Agustus 2017.

Mempunyai rambut yang pendek untuk saat ini, bukan perkara yang mudah baginya. Mau tidak mau, ia harus berusaha tampil percaya diri di depan publik.

"Suka enggak suka sih terpaksa. Ya jadi, ya itu lah dipedein saja untuk sementara," tambahnya.

- Baca Juga: Ups, Hannah Al Rashid Hindari Salat demi Sebuah Peran

- Baca Juga: Hobi Hannah Al Rashid dan Ibunda Ternyata Sama saat Ramadan

Kendati demikian, dengan film terbarunya ini, aktris sekaligus model itu harus berhadapan dengan orang-orang yang baru, bukan hanya baru melainkan berbeda bahasa dengannya, yakni orang Malaysia. Tetapi menurutnya, ini menjadi sesuatu yang lebih seru lantaran bisa menjadi pertukaran pikiran antara industri seni.

"Sebelumnya sudah pernah sama orang Singapur tapi ini baru pertama kerjanya buat drama. Seru jadi lebih banyak ngobrol tentang perbedaan antar industri kita dengan mereka," tukasnya.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini