Image

Dinilai Terlalu Mirip Kasus Asli, Film Toilet Dikecam

Dewanto Kironoputro, Jurnalis · Jum'at 11 Agustus 2017, 14:42 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 11 206 1754030 dinilai-terlalu-mirip-kasus-asli-film-toilet-dikecam-ZB67PRwRG4.jpg Poster Film Toilet (Foto: Soompi)

SEOUL - Ide dasar cerita bagi sebuah film Korea Selatan dianggap terlalu mirip dengan sebuah kejadian tidak enak yang benar-benar terjadi, sehingga mengundang suara negatif tentang keberadaan film tersebut. otomatis, banyak yang meminta agar film terseubt ditarik dari peredaran.

(Baca Juga: A Taxi Driver Sukses Jual 5 Juta Tiket, Sehari Lebih Cepat Dari The Battleship Island)

Dilansir dari Soompi, Kamis 10 Agustus 2017, hal tersebut terjadi ketika sinopsis film berjudul Toilet tersebut disebarkan. Kekhawatiran masyarakat dapat dilihat dari postingan-postingan yang mereka tulis di media sosial. Setidaknya ada tiga alasan utama yang mengkhawatirkan masyarakat di internet.

(Baca Juga: Mantan Aktris Moebius Tuntut Sutradara Kim Ki-duk Atas Kasus Kekerasan dan Pelecehan)

Pertama, cerita tersebut sangat mirip dengan kasus pembunuhan yang terjadi di kawasan Gangnam, Seoul, Korea Selatan, yang terjadi pada 2016 silam. Meski memang ide dasarnya adalah mengangkat kasus tersebut, banyak yang menilai bahwa keberadaan film tersebut tidak pantas dan hanya menyakiti keluarga yang ditinggalkan.

Sekedar diketahui, cerita untuk film Toilet berdasarkan dari kasus pembunuhan di Stasiun Gangnam, di mana seorang wanita berusia 20an dibunuh pria tak dikenal pada 17 Mei 2016. Sang pembunuh diketahui menunggu hingga satu jam di depan toilet wanita sebelum melancarkan aksinya.

(Baca Juga: Keren, Pencak Silat Jadi Inspirasi Film Korea Selatan Berjudul The Legend)

Kedua, cerita yang disuguhkan dalam film Toilet tidak seluruhnya benar, sehingga membuat kemungkinan adanya salah tangkap. Salah satu cirinya adalah niat sang pembunuh. Jika di dunia nyatanya sang pembunuh sudah berencana membunuh sejak seminggu yang lalu, keputusan ini muncul tiba-tiba di film tersebut. Dikhawatirkan, para penonton akan mengira ini bukan kasus pembunuhan di Stasiun Gangnam yang sempat melegenda itu.

Perhatian ketiga muncul dari kalangan feminis. Menurut mereka, poster untuk film Toilet tidak menjelaskan sisi misoginistik dari kasus pembunuhan di Stasiun Gangnam itu sendiri.

(Baca Juga: Di Tengah Kontroversi, Penjualan The Battleship Island Tembus 5 Juta Tiket)

Namun, sang sutradara rupanya tidak menampik perhatian-perhatian tersebut. di media sosial Instagram, ia juga sempat mengumumkan niatnya bahwa Toilet tidak ada hubungannya dengan pembunuhan yang terjadi di Stasiun Gangnam pada 2016 itu. Meski begitu, akun Instagram sang sutradara dikabarkan sudah dihapus.

“Film ‘Toilet’ sama sekali tidak berhubungan dengan kasus Stasiun Gangnam, dan tentunya tidak dibuat untuk membela sang pembunuh. Motif film ini adalah agar masyarakat paham mengenai kejahatan-kejahatan yang serupa. Pesannya adalah bahwa tidak ada kejahatan sempurna dan bahwa para penjahat akan selalu berakhir dihukum,” tulis sutradara.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini