nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

CELEB FACT: Mengulik Perjalanan Frances Bean Cobain, Dua Dekade Setelah Kematian Kurt Cobain

Siska Maria Eviline, Jurnalis · Sabtu 05 Agustus 2017 18:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 05 33 1750479 celeb-fact-mengulik-perjalanan-frances-bean-cobain-dua-dekade-setelah-kematian-kurt-cobain-7Vob3dPZML.jpg Frances Bean Cobain. (Foto: Rolling Stone)

LOS ANGELES – Ketika Kurt Cobain meninggal pada tahun 1994 di usia 27 tahun, dia meninggalkan dua ‘warisan’. Pertama, musiknya bersama Nirvana dan kedua, Frances Bean Cobain, buah pernikahannya dengan musisi dan aktris Courtney Love.

Dua dekade berlalu, Frances tumbuh menjadi perempuan muda berbakat yang memiliki keidentikan rupa dengan sang ayah. Tak hanya berwajah rupawan -yang membuatnya memasuki dunia modeling- Frances juga mewarisi bakat kedua orangtuanya, dalam

bidang musik dan seni. Inilah jejak Frances, dua dekade sepeninggalan Kurt Cobain.

 

Kisah di Balik Nama 'Frances' dan 'Bean'

Nama Frances yang disematkan padanya diambil dari nama Frances McKee, penyanyi grup band indie asal Skotlandia, The Vaselines. Sementara Bean, karena Kurt melihat dia menyerupai kacang merah pada hasil USG.

(Kebersamaan Frances bersama sang ibu, Courtney Love. Foto: Instagram/@space_witch666)

Kelahiran Frances sempat mengundang simpati publik, akibat Courtney dituding mengonsumsi heroin selama masa kehamilan. Namun musisi sekaligus aktris 53 tahun itu menyangkalnya. Dalam wawancara dengan media, dia menyebut tudingan itu sebagai tuduhan di luar konteks.

Namun faktanya, Courtney dan Kurt sempat kehilangan hak asuh Frances segera setelah ia dilahirkan pada 18 Agustus 1992. Alasannya, Kurt dan Courtney dinilai tak siap mengurus bayi karena status mereka sebagai pemadat.

Hubungan Penuh Gejolak dengan Sang Ibu

Sepeninggalan Cobain, Frances tumbuh dalam pengasuhan sang ibu, Courtney Love. Meski begitu, ibu dan anak ini tak selalu akur. Pada usia 17 tahun, ia sempat memolisikan sang ibu atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga. Namun pada 2015, saat usianya 22 tahun, ibu dan anak ini kembali bersama. 

Courtney dalam wawancaranya bersama Vanity Fair mengungkapkan perasaannya tentang Frances. “Semua yang bisa aku rasakan adalah betapa aku mencintai dia. Aku akan melakukan apapun untuk bisa mendengar suara langkah kakinya melewati kamar tidurku,” katanya.

Meski hubungan itu tak selalu berjalan mulus, namun Courtney dan Frances menghabiskan lebih banyak waktu bersama dalam 2 tahun terakhir. Melalui Instagram, Frances sempat mengunggah video kebersamaannya dengan sang ibu saat merayakan Natal tahun lalu.Pada 15 Mei 2017, Frances mengungkapkan makna sang ibu dalam kehidupannya melalui media sosial.

“Kepada perempuan yang telah membesarkanku, terima kasih telah mengajarkanku pentingnya ambisi, kreativitas, dan individualitas. Aku tak akan bisa menjadi seperti sekarang tanpa cinta dan bimbinganmu,” ujarnya. Bersama caption itu, Frances menyelipkan foto sang ibu dan kebersamaan mereka dalam sebuah perayaan ulang tahun.

Kurt Cobain di Mata Frances

The List mencatat, Frances terakhir kali bertemu Kurt, saat membesuknya di sebuah panti rehabilitasi di Los Angeles, sebulan sebelum ia mengakhiri hidupnya, pada 5 April 1994. Saat itu, Frances baru berusia 2 tahun. Dalam sebuah wawancara pada 2015, Frances menuturkan pendapatnya tentang sang ayah yang dipanggilnya sebagai 'Kurt'.

(Kurt Cobain dan Frances. Foto: Instagram/@space_witch666)

"Kurt sampai pada titik yang mana ia harus berkorban untuk orang-orang yang selalu menuntut karyanya. Aku rasa, itu adalah pemicu utama kenapa dia merasa tak perlu lagi ada di dunia ini. Dia berpikir, semua orang akan lebih bahagia tanpa dia," katanya.

Pada 20 Februari 2017, dia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kurt melalui Instagram. "Hari ini harusnya perayaan ulang tahunmu yang ke-50. Kau akan selalu dicintai dan dirindukan. Terima kasih telah memberikan HADIAH dalam hidupku. Selamanya putrimu, Frances Bean Cobain," tulisnya.

Menjadi Janda di Usia 24 Tahun

Bermodalkan Wajah cantik dengan kekayaan berlimpah (dia mewarisi 37 persen kekayaan Kurt Cobain), tak sulit bagi Frances menemukan cinta. Pada Juni 2014, dia menikahi vokalis band The Eeries, Isaiah Silva, dan menceraikannya sekitar Maret 2016.

Perceraian itu tak mudah bagi Frances. Pada September 2016, pengadilan mengharuskan dia membayar biaya hidup Silva sebesar USD15.000 per bulan setelah bercerai. Alasannya, lelaki 32 tahun itu mengakui vakum berkarya setelah menikahi Frances.

(Frances dan kekasih barunya, Matthew Cook. Foto: Instagram/@space_witch666)

Tak hanya itu, keduanya juga cekcok terkait gitar peninggalan Kurt Cobain. Silva mengklaim, gitar Martin D-18E yang diperkirakan bernilai lebih dari USD1 juta itu merupakan 'hadiah pernikahan' dari Frances. Namun, Frances mengaku, tak rela 'warisan' sang ayah jatuh ke tangan mantan suaminya.

Kepada PageSix, Frances mengaku, tak sungkan memperjuangkan gitar itu di pengadilan meski harus mengelontorkan jutaan dolar. Wow! Lepas dari Silva, Frances saat ini diketahui menjalin asmara dengan Matthew Cook, personel band cadas The Ceremonies.

Dia Bukan Penggemar Nirvana

(Nirvana. Foto: Alternative Nation)

Meski secara fisik, Frances terlihat seperti Kurt Cobain, namun bukan berarti dia penggemar karya-karya sang ayah. Kepada Rolling Stone, dia mengatakan, lebih menyukai musik Mercury Rev, Oasis, dan Brian Jonestown Massacre.

"Aku tak terlalu suka musik grunge. Tapi bukan berarti aku sama sekali tak mendengarkannya. Menurutku, Territorial Pissings adalah lagu luar biasa. Sementara Dumb, aku selalu menangis setiap kali mendengarkannya. Itu seperti curahan hatinya tentang obat-obatan," katanya.

Demi menghormati sang ayah, Frances bahkan membantu memilihkan lagu dan foto sampul untuk album Nirvana yang berisi karya-karya yang belum sempat dipublikasikan.

Dia Seniman Bertalenta

Selain minatnya pada musik, Frances merupakan artis bertalenta. Pada usia 17 tahun, dia bahkan sudah menggelar pameran di Hollywood Timur, Los Angeles, menggunakan nama samaran untuk sejumlah karya seninya.

Sejak itu, dia menjual sejumlah karyanya secara daring dengan banderol mulai dari USD200 hingga USD400. Kini, untuk menjual karya-karya seninya, termasuk pakaian dan aksesori, Frances mengembangkan sebuah situs seni bernama The Space Witch.

1
7

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini