nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lanjutkan Hobi Menulis, Vokalis Payung Teduh Bakal Rilis Buku Cerpen

Dewanto Kironoputro, Jurnalis · Jum'at 04 Agustus 2017 19:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 04 33 1750058 8203-lanjutkan-hobi-menulis-vokalis-payung-teduh-bakal-rilis-buku-cerpen-O7vWzDUrAP.jpg Payung Teduh (Foto: Okezone)

JAKARTA - Mohammad Istiqamah Djamad alias Is “Payung Teduh” ingin melanjutkan hobi menulis yang digelutinya sejak lama. Untuk permulaan, sang vokalis pelantun lagu Akad itu ingin menyelesaikan tulisan yang sudah digarapnya sejak lama.

Menurut pengakuannya ketika ditemui di kawasan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Kamis 3 Agustus 2017, karya yang ingin diselesaikannya pertama kali adalah buku kumpulan atau antologi cerita pendek. Namun, ia belum memastikan kapan buku itu bisa mulai dibaca para penggemar. Yang jelas, karya tulis Is akan berbentuk nonfiksi.

BACA JUGA: Payung Teduh: Besok Mungkin Bisa Mainin Musik Dangdut

BACA JUGA: Payung Teduh Konser di Jepang 4 & 5 Januari

“Bukunya nanti kumpulan cerita pendek dari keseharian. Saya gak biasa nulis karya berimajinasi. Tapi apa yang saya rasakan, saya jalani tiap hari, itu yang saya tulis. Inspirasi yang besar akhirnya dari kehidupan sehari-hari. Apalah judulnya nanti belum saya pikirin,” ucap Is.

Sementara itu, kumpulan cerita itu hanyalah antrian pertama dari draf-draf buku novel yang telah ia persiapkan. Jika menuruti pemaparannya di kesempatan tersebut, ada beberapa draft novel yang belum diselesaikannya. Tema-tema tulisan novel itu tetap berkaca pada kehidupan sehari-hari pria yang kini bertempat tinggal di Makassar tersebut.

Keinginan menulis Is kembali muncul sebagai pelampiasan rasa penat dari kesibukan manggung di ibukota. Tetapi, ia memang sudah didorong oleh rekan-rekannya, termasuk di Payung Teduh, untuk segera merilis karya tulis. Pasalnya, karya ini sempat digelutinya bahkan sebelum Is membentuk Payung Teduh, namun hanya hobi menulis ini yang belum berbuah meskipun ia dikenal suka membaca berbagai macam cerita.

BACA JUGA: Payung Teduh Kini Tak "Teduh" Lagi

BACA JUGA: Itu-Itu Saja, Payung Teduh Berharap Pemerintah Dukung Musisi


Tentunya, Is akan memiliki lebih banyak waktu untuk menulis. Selain karena pindah rumah ke Makassar sejak sebelum bulan Ramadan, ia juga tengah memprioritaskan waktu untuk diri sendiri dan keluarga. Tak ayal, ia juga mengurangi jumlah manggung Payung Teduh hingga maksimal bermain dua belas kali per bulan, dari yang sebelumnya bisa lima belas hingga dua puluh kali.

“Musik itu paling belakang buat saya. Saya lebih duluan teater, nyutradain, bikin tari. Saya diminta nulis udah lama, sejak punya band,” ungkap Is.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini