nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hadapi Kabut Tebal di Kawah Ijen, Ayushita Bertarung Melawan Asma

Rima Wahyuningrum, Jurnalis · Selasa 01 Agustus 2017 15:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 01 33 1747750 hadapi-kabut-tebal-di-kawah-ijen-ayushita-bertarung-melawan-asma-raQTh4nnNT.jpg Ayushita (Foto: Rima/Okezone)

JAKARTA - Menjajal keindahan alam Indonesia tak mudah bagi aktris Ayushita. Memiliki riwayat penyakit asma membuatnya harus bisa melawan sakit demi menikmati sejumlah daerah wisata alam Tanah Air.

(Baca Juga: Selesai Kuliah, Ayushita Aktif Kembali di Dunia Akting)

 

(Baca Juga: Alasan Ayushita Masih Menikmati Status Jomblo)

Ayushita bercerita ketika dirinya menikmati keindahan Kawah Ijen. Saat itu kenikmatan sedikit berubah karena asmanya kambuh.

"Aku asmanya sempet kambuh di Kawah Ijen karena enggak kuat sama bau belerang," ujar Ayushita di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

(Baca Juga: Ayushita Kesulitan Menjadi "Pelayan Club")

 

(Baca Juga: Pose Unik Ayushita Dinilai Mirip Ariana Grande)

Kesehatan yang menurun tak didukung dengan kondisi alam saat itu, dimana kabut sedang turun dan menyebabkan jarak pandang pendek. Selintas pikiran untuk menyerah pun sempat terbesit tapi mengingat kegiatan tersebut masuk dalam agenda proses syuting langsung ditanganinya.

"Ya gitu tadinya udah mau nyerah tapi ya mau enggak mau harus saya jalankan," tambahnya.

Kondisi tersebut membuatnya harus mencari pertolongan orang terdekat yakni Tanta Ginting yang saat itu berada di dekatnya saat proses syuting dan sempat lama menjalani proyek serial bersama.

"Karena asmanya saya udah dari 0 tahun jadi udah tahu how to handle. Kemaren saya lumayan banyak dibantu oleh Tanta Ginting karena yang jaraknya paling deket, dan dia tahu banget saya gimana asmanya dan saya lumayan kesusahan lah," tambahnya.

Dalam kesempatan berbeda, Tanta pun menerangkan bahwa personel Bukan Bintang Biasa tersebut sempat panik lantaran menolak turun ke kawah. Ia pun dengan senang hati membantu Ayu.

"Waktu itu kami harus nenangin Ayu karena dari awal udah panik aja. Susah banget turun ke Kawah Ijen yang paling bawah. Orang kebanyakan enggak mau turun, di atas doang karena gunung itu batu dan akhirnya kami sama-sama saling ngebantu. Seru jadinya," timpal Tanta.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini