nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pihak Promotor Bermasalah, D'MASIV Berkomitmen Lanjutkan 'Orange Tour' di Tiga Kota Tersisa

Rima Wahyuningrum, Jurnalis · Senin 24 Juli 2017 01:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 23 205 1742471 pihak-promotor-bermasalah-d-masiv-berkomitmen-lanjutkan-orange-tour-di-tiga-kota-tersisa-Zh5NwhhySW.jpg D'Masiv. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Penggemar D'Masiv tampaknya harus menunggu lebih lama untuk bisa menikmati aksi panggung Rian dan keempat rekannya dalam konser ‘Orange Tour 2017’. Seperti telah diumumkan pada pertengahan Juli silam, D'Masiv berencana menggelar tur di empat kota: Bekasi, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

Sejumlah musisi indie seperti The S.I.G.I.T, Pure Saturday, Sore, Konspirasi, dan The Hydrant pun dipastikan akan menyemarakkan rangkaian tur tersebut. Namun, pada 22 Juli 2017, Rian sang frontman, secara mengejutkan mengumumkan pecah kongsi dengan promotor konser, RK Pro.

Melalui akun Instagram pribadinya, lelaki bernama asli Rian Ekky Pradipta itu mengunggah sebuah tulisan yang mengumumkan pihaknya tak lagi bekerja sama dengan RK Pro. Semua tiket yang sudah terlanjur dibeli penggemar, akan dikembalikan oleh panitia.

Terkait unggahannya tersebut, Rian akhirnya memberi penjelasan melalui sambungan telefon. Rian mengakui, RK Pro membatalkan kerja sama di tiga kota yang tersisa: Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. “Seperti pengumuman saya di Instagram, pihak promotor tidak berkomitmen menjalankan rangkaian tur ini,” katanya.  

Sejauh ini, imbuh Rian, pihak RK Pro baru menyelesaikan satu konser yang digelar di Bekasi, Jawa Barat, pada 20 Juli 2017. Sedangkan untuk tiga kota lainnya, pihak promotor dinilai Rian, bersikap lepas tangan. "Tadinya, RK Pro sepakat menggelar 'Orange Tour 2017' di empat kota. Tapi baru di satu kota, enggak tahu kenapa mereka tiba-tiba lepas tangan,” tuturnya.

Rian menambahkan, dirinya sangat menyayangkan kejadian tersebut, mengingat persiapan konser sudah sangat matang, mulai dari venue hingga pemilihan daftar lagu. Ia turut memikirkan para Masivers (sebutan penggemar D'Masiv) yang sudah terlanjur membeli tiket dan datang dari kota yang tak terjangkau area konser.

"D'Masiv sih tidak dirugikan. Hanya saja ini akan mengecewakan para Masivers yang sudah beli tiket dan rela datang jauh-jauh ke venue konser," ujarnya.

Enggan mengecewakan penggemar, D'Masiv berencana tetap menggelar konser di tiga kota tersisa. Bagi penggemar yang sudah terlanjur membeli tiket, band asal Jakarta ini akan mengembalikan dana melalui ticket box yang telah ditunjuk dan dikelola sendiri oleh tim D'Masiv.

Kejadian tersebut, menurut Rian, membuat pihaknya lebih berhati-hati dalam memilih rekan kerja. “Mungkin harus lebih realistis saja. Kalau memang mampunya satu kota, ya satu kota saja. Jangan nanti kita udah set 10 kota, tapi yang jalan hanya satu kota. Kan kasihan yang sudah beli tiket,” ujarnya.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini