Besar di Ambon, Ini Tradisi Paling Berkesan Ridho 'Slank'

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Selasa 27 Juni 2017 03:02 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 23 33 1723123 besar-di-ambon-ini-tradisi-paling-berkesan-ridho-slank-aFQT5SLndi.jpg Ridho 'Slank' (Foto: Instagram)

JAKARTA - Memiliki garis keturunan Ambon tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Mohammad Ridwan Hafiedz, atau yang akrab disapa Ridho 'Slank'. Gitaris grup band Slank ini bahkan dengan bangga menceritakan bahwa toleransi antar umat beragama di Ambon sangatlah tinggi.

(Baca Juga: Ketika Ridho 'Slank' Memanen Rambutan, Kocak Banget)

Baginya, di kota asal muasal ibundanya, umat Islam dan Kristen bisa saling berbaur tanpa membeda-bedakan agama yang mereka anut. Bahkan ia dengan bangga menceritakan mengenai tradisi Pela Gandong, di mana dalam upacara adat tersebut, masyarakat Ambon dapat mengangkat seseorang menjadi saudara tanpa membedakan agama yang dianut.

"Di sana itu ada tradisi namanya Pela Gandong, itu tuh beberapa kampung yang mengangkat misalnya gue kampung Islam, dia Kristen. Tapi dia angkat gue sebagai saudara. Jadi Pela Gandong itu saling mengangkat sebagai saudara," ujar Ridho Slank.

"Dan dari zaman dulu, gue kalau misalnya lebaran atau puasa mereka berbaur dengan gue. Begitupun kita berbaur dengan mereka itu hal yang biasa, maksudnya kayak gue yang tanamin," sambungnya.

Tradisi Pela Gandong sendiri diakui Ridho tidak hanya berlangsung saat ada momen tertentu seperti lebaran saja. Tradisi tersebut bahkan ia akui sudah ada sejak zaman dahulu, dan menjadi ciri khas dari kota kelahirannya.

"Pela gandong itu sampai kapanpun, enggak cuma pas lebaran saja. Jadi itu sudah ada di kampung nyokap gue, pela-nya kampung mana yang non muslim. Itu ada dari zaman Pattimura," tandasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini