Share

Tersangka Sebut Keterangannya 80 Persen Bohong, Ini Kata Adik Fadli Fadlan

Sumarni, Jurnalis · Senin 12 Juni 2017 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 12 33 1714099 tersangka-sebut-keterangannya-80-persen-bohong-ini-kata-adik-fadli-fadlan-MbGKQdO9ww.jpg Fara Dibba (Foto: Sumarni/Okezone)

TANGERANG - Tersangka Rachmat Sesario mengatakan hampir 80 persen keterangan adik Fadli Fadlan, Farah Dibba dalam persidangan hari ini, Senin (12/6/2017) tidak benar. Kontan saya pernyataannya itu langsung membuat Farah naik pitam.

Kepada Okezone, Farah mengaku tak habis pikir Rio terus menerus menyangkal perbuatannya itu.

"Masih gemes. Gemes banget saya karena dia kan masih berdalih juga makanya itu yang bikin saya kesel. Masih tetap berkelit terus. Masih ada hal yang dia bilang begini begitulah. Padahal dia tau bener kalau dia itu salah total," ungkap Farah di Pengadilan negeri, Tangerang.

Bahkan selama persidangan yang digelar satu jam lebih itu, Farah sempat meminta izin kepada Majelis Hakim untuk mencekik Rio. Pasalnya, pernyataan sang tersangka memang sangat bertolak belakang dengan fakta yang ada.

"Aduh mba saya pingin banget nyekek dia mba. Tadi saya bilang ke Hakim boleh engga saya Cekek?" cerita Farah.

"Dia mukanya engga bersalah. Padahal dia kemaren nuhun-nuhun sama saya. Dia nuhun-nuhun. Dia minta maaf. Tapi disitu dia masih berkelit juga kan aneh gitu. Menurut saya kok ada orang yang sujud-sujud di kaki saya tapi di sini dia bilang bohong apalah. Saya engga ngerti," tambahnya.

Kendati demikian, Farah tetap menyerahkan segala proses pengadilan Rio kepada pihak pengadilan setempat. Ia percaya sang tersangka akan mendapatkan ganjaran setimpal.

"Makanya saya menyerahkan segala hal ke Majelis Hakim," sambungnya.

Sementara itu, perkara bermula kala tersangka Rachmat Sesario (21) ingin menjual rumah dan meminta bantuan Farah sebagai salah satu pengusaha properti. Saat Farah sibuk memotret ruangan rumah pelaku, tanpa tedeng aling-aling Rio langsung memukul dan menganiaya Farah membabi buta.

Beruntung Farah berhasil diselamatkan oleh warga dan satpam setempat. Rio sendiri bakal dikenakan pasal 340 juncto 53 atau 338 juncto 53 KUHP mengenai pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini