nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pandangan Lukman Sardi tentang "Latahnya" Perfilman Indonesia

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Rabu 31 Mei 2017 23:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 31 33 1704813 pandangan-lukman-sardi-tentang-latahnya-perfilman-indonesia-GmbBVwuVB2.jpg Lukman Sardi (Foto: Heru/Okezone)

JAKARTA - Fenomena latah di industri perfilman Indonesia sudah bukan rahasia lagi. Di setiap tahunnya, biasanya selalu ada kelatahan jika sebuah film dengan genre tertentu laris di pasaran.

Contohnya saja adalah saat memasuki tahun 2017 ini Indonesia akan banyak menayangkan film-film bergenre horor. Melihat dari sisi bisnis, menurut Lukman Sardi hal itu saja wajar terjadi.

"Ya itu lah Indonesia. Buat gue gini, selama orang membuat satu genre whatever itu horor atau drama misalnya, melihatnya sesuatu hal yang normal dari sisi bisnis. Apalagi industri film Indonesia kan belum di tahap yang paling tinggi. Mereka masih mencari-cari kira-kira film apa yang bisa ditonton dan ternyata momen kemaren film horor ada di tempat yang bagus," papar Lukman saat ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (31/5/2017).

Ayah tiga anak ini merasa baik-baik saja jika memang kelatahan film di Indonesia terjadi dengan diiringi peningkatan kualitas. Hal itu pun memang terjadi dalam era sekarang, di mana film horor yang sedang digandrungi mulai menghilangkan unsur seksual di dalamnya.

Harapan ke depannya, Lukman hanya ingin agar kelatahan ini tidak berlangsung cukup lama. Selain horor, Indonesia juga masih memiliki banyak genre lain yang bisa digali dan dipasarkan ke masyarakat.

"Tapi jangan sampai akhirnya latahnya itu terlalu panjang karena kan genre yang lain juga banyak bukan cuma horror doang. Kemarin kita sempat ngalamin latah komedi, semua orang bikin film komedi, horror bikin horror. Entah next apa lagi?" kata Lukman bertanya balik sambil berlalu.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini