Image

Kutipan RA Kartini Jadi Dasar Dian Sastro Tepis Rumor Benci Fans

Rima Wahyuningrum, Jurnalis · Jum'at 21 April 2017, 07:57 WIB
https img k.okeinfo.net content 2017 04 21 33 1673075 kutipan ra kartini jadi dasar dian sastro tepis rumor benci fans IPZ4uWS2th.jpg Diana Sastro (Foto: Instagram)

JAKARTA - Baru-baru ini media sosia diramaikan dengan video singkat Dian Sastrowardoyo yang menepis tangan seorang yang diduga fans dengan ekspresi tidak senang. Mengingat viralnya video tersebut, aktris ini langsung memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya.

Ia mengambil sebuah kutipan dari sosok pahlawan Kartini sebagai dasar memberikan penjelasan. Berikut bunyi kutipan Raden Ajeng Kartini yang ditulis Dian.

"Lebih banyak kita maklum, lebih kurang rasa dendam dalam hati kita. Semakin adil pertimbangan kita dan semakin kokoh dasar rasa kasih sayang. Tiada mendendam, itulah bahagia."-R.A. Kartini. Ini adalah kutipan dari Raden Ajeng Kartini yang sangat menginspirasi saya saat ini. ----------------------------------------------- Penggemar. Adalah elemen penting bagi karir saya. Karena merekalah yang ikut menghidupkan industri film.Tanpa penonton, tanpa penggemar, saya dan kami semua dalam dunia film tak akan ada artinya. Berfoto bersama. Dian Sastro adalah sama seperti perempuan-perempuan lainnya. Saya berusaha membagi waktu antara bekerja dan menjalani peran saya sebagai pribadi, istri, dan ibu anak-anak saya. Saat bekerja, saya mencoba total sebagai figur publik, termasuk melayani permintaan foto. Sedangkan saat menjalani kehidupan pribadi, terutama saat bersama anak dan suami, saya pun mencoba mencurahkan perhatian saya sepenuhnya untuk mereka. Saya pun melihat situasi, kalo memang saya sedang santai dan ada waktu, saya akan melayani permintaan foto. Terkadang bila ada penggemar yang karena begitu bersemangat, sehingga lupa membedakan saya sedang bekerja atau sedang mengasuh anak-anak saya, dan minta foto ketika saya sedang bersama keluarga saya, maaf bila terpaksa saya tolak dengan sopan. Saya paham itu risiko sebagai pekerja seni, tetapi saya juga mencoba sebisa saya mempunyai kehidupan pribadi, berkomitmen pada peran saya sebagai ibu & seorang istri Mengenai insiden tempo hari. Sejujurnya itu hal yang tak disengaja. Ada seseorang dari belakang yang tiba-tiba memegang badan saya, dan karena kaget serta refleks, saya menepis dan menghindar. Saya tidak bermaksud tidak ramah atau tidak sopan. Memang video tersebut kemudian saya hapus agar tidak menimbulkan kesan yang tidak sesuai dengan yg sebenarnya terjadi. Saya dapat memahami semua respon dan bahwa di dunia social media ini benar adanya bahwa kita tidak bisa mengontrol apa yg orang pikirkan atas apa yg terjadi. Apa yg bisa kita buat hanyalah bagaimana meresponnya di waktu yg tepat dan dengan cara yg baik 😊 Terima kasih buat semuanya. Saya menerima semua kritik & dukungan dengan lapang dada.

A post shared by Dian Sastrowardoyo (@therealdisastr) on

"Lebih banyak kita maklum, lebih kurang rasa dendam dalam hati kita. Semakin adil pertimbangan kita dan semakin kokoh dasar rasa kasih sayang. Tiada mendendam, itulah bahagia, -R.A. Kartini," ungkap Dian di Instagram.

Baginya, kutipan pahlawan wanita tersebut menjadi inspirasinya dan menyebut bahwa penggemar adalah elemen penting dalam kariernya di industri film. Ia menambahkan bahwa dirinya sama seperti perempuan lainnya.

"Ini adalah kutipan dari Raden Ajeng Kartini yang sangat menginspirasi saya saat ini. Penggemar. Adalah elemen penting bagi karir saya. Karena merekalah yang ikut menghidupkan industri film.Tanpa penonton, tanpa penggemar, saya dan kami semua dalam dunia film tak akan ada artinya. Berfoto bersama. Dian Sastro adalah sama seperti perempuan-perempuan lainnya," tulis Dian.

Ia juga memberikan penjelasan singkat terkait video viral yang menunjukkannya menepis tangan seorang wanita dengan ekspresi tidak mengenakkan. Ia beralasan bahwa itu terjadi secara tidak sengaja dan ia pun sengaja menghapus video itu dari deretan Instastory pribadinya untuk tidak membuat rumor semakin keruh.

"Mengenai insiden tempo hari. Sejujurnya itu hal yang tak disengaja. Ada seseorang dari belakang yang tiba-tiba memegang badan saya, dan karena kaget serta refleks, saya menepis dan menghindar. Saya tidak bermaksud tidak ramah atau tidak sopan. Memang video tersebut kemudian saya hapus agar tidak menimbulkan kesan yang tidak sesuai dengan yg sebenarnya terjadi," lengkapnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini