Image

Lakukan Wanprestasi, Sinemart Harus Ganti Rugi Rp2,6 Triliun ke RCTI

Miftahul Khoiriyah, Jurnalis · Senin 17 April 2017, 09:08 WIB
https img k.okeinfo.net content 2017 04 17 33 1669090 lakukan wanprestasi sinemart harus ganti rugi rp2 6 triliun ke rcti CQ88zRKsY3.jpg SinemArt (Foto: Ist)

JAKARTA - Kuasa hukum Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI), Andi F Simangungsong menjelaskan jika rumah produki Sinemart telah melakukan wanprestasi. Akibat wanprestasi itu, Leo Sutanto dan Sinemart memiliki kewajiban untuk membatalkan seluruh penjualan saham kepada pihak SCMA.

"Menyatakan bahwa Leo Sutanto dan Sinemart telah melakukan wanprestasi kemudian menghukum Leo Sutanto dan Sinemart untuk menghukum untuk menghentikan dan atau membatalkan seluruh penjualan saham Sinemart kepada Indonesia Entertainment Group, yaitu adalah anak usaha SCMA," papar Andi F Simangungsong.

Selanjutnya Andi F Simangungsong menjelaskan bahwa Leo Sutanto dan Sinemart wajib membayar ganti rugi atas hal ini. Sesuai dengan rincian yang telah dipelajari, pihak rumah produksi tersebut harus menyerahkan uang sejumlah Rp2,64 triliun.

"Dan yang penting adalah ini, menghukum Leo Sutanto dan Sinemart secara tanggung renteng untuk membayar ganti kerugian kepada RCTI senilai Rp2.641.709.147.500," lanjutnya.

Sekadar diketahui dalam amar putusan bernomor 9/PDT.G/2017/PN.JKT.BRT tertanggal 16 Maret 2017, dan berkekuatan hukum tetap atau in kracht, PN Jakarta Barat memutuskan tiga poin putusan yang harus dilakukan oleh PT Sinemart dan Leo Sutanto.

Pertama, PN Jakarta Barat memutuskan bahwa transaksi penjualan saham PT Sinemart dan Leo Sutanto ke PT Indonesia Entertainment Group yang dulu bernama Elang Permata Cakrawala batal.

Kedua, PN Jakbar juga menghukum PT Sinemart dan Leo Sutanto untuk membayar ganti rugi senilai Rp2,64 triliun kepada RCTI.

Ketiga, PN Jakarta Barat juga menghukum PT Sinemart dan Leo Sutanto untuk meminta maaf kepada PT RCTI pada halaman satu di sembilan media nasional.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini