nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rahasia D'Masiv Tidak Gonta-Ganti Personel

Dewanto Kironoputro, Jurnalis · Selasa 31 Januari 2017 07:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 01 31 205 1605158 rahasia-d-masiv-tidak-gonta-ganti-personel-XDvoMBhwm9.jpg D'Masiv (Foto: Sabki/Okezone)

JAKARTA – Terlahir pada 2003, D’Masiv diketahui tidak pernah mengganti personelnya sekali pun. 14 tahun berlalu, line up D’Masiv masih sama saja seperti ketika pertama kali mereka dibentuk.

Ditemui Okezone di MNC Plaza, Jakarta Pusat, baru-baru ini, sang vokalis Rian membeberkan rahasia mereka bisa kompak hingga mencetak rekor MURI dengan tampil di lebih dari 50 panggung selama sehari.

Rahasia tersebut adalah dengan tetap fokus pada musik. D’Masiv selalu melakukan hal yang sama di 14 tahun karir mereka yang terlihat terus maju tersebut. Menurut Rian, hal tersebut jarang di antara band-band Indonesia yang seringkali telah keluar dari musik setelah merilis dua hingga tiga album.

“Kita enggak pernah yang gimana-gimana ya, kita selalu melakukan hal yang dulu selalu kita lakukan. Contoh, kita selalu latihan, kita selalu membahas soal musik. Karena biasanya yang kita lihat, fenomena ya, ketika sudah di atas 2-3 album malah sudah enggak pernah ngebahas soal musik,” papar Rian.

Berbagai cara pun dilakukan agar membuat hal tersebut tetap berjalan, seperti dengan melakukan berbagai hal bersama-sama dan membedakan mereka dengan band-band lainnya.

“Kalau kita enggak, kita masih selalu ngasih referensi, kita terus meng-upgrade pengetahuan musik kita, kita juga sama-sama sering nonton konser bareng, jadi hal itu yang terus mengasah keseniannya kita. Jadi banyak hal-hal yang dulu sering kita lakukan. Membahas latihan, ngumpul, dengerin musik bareng-bareng, itu yang sering kita lakukan,” papar Rian.

Menurut Rian, hal tersebut bukanlah sebuah hal yang spesial, terutama di era digital yang semakin berkembang. Komunikasi menjadi hal yang juga penting untuk menjaga komitmen tersebut.

“Dan komunikasi sih, sekarang kan lebih mudah ya karena ada Whatsapp dan lain-lain. Kalo jaman dulu masih SMS kan, tahun 2003 kan belum ada yang smartphone gitu jadi harusnya semakin ke sini harusnya makin solid,” tambah Rian. (edh)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini