Hanung Bramantyo Sampai Menangis Tak Ingin Indonesia Hancur

ant, Jurnalis · Sabtu 10 Desember 2016 01:10 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 10 206 1563487 hanung-bramantyo-sampai-menangis-tak-ingin-indonesia-hancur-Oi78P65GQ7.jpg

JAKARTA - Sutradara Hanung Bramantyo mengharapkan masyarakat jangan membiarkan negara Indonesia hancur karena egoisme.

"Maaf saya sangat emosional karena saya begitu mencintai negeri ini. Karena saya enggak ingin negara ini hancur karena ego-ego kita," kata Hanung dalam sambutannya dengan terisak dalam acara penyerahan master film bela negara "Seteru" yang disutradarainya kepada Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat (9/12/2016).

Dia mengatakan jangan sampai egoisme membuat polemik yang diakibatkan oleh pihak tertentu merusak tatanan persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurutnya, bela negara adalah upaya menghargai dan menjaga perbedaan dan kebhinnekaan dengan saling bersikap toleran satu sama lain demi menjaga keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

"Perbedaan itu harus dirayakan dan menjadi sebuah kebanggaan. Buat saya itulah inti membela negara," ujarnya.

Ketika diberi kepercayaan dari Kementerian Pertahanan untuk menciptakan film "Seteru" itu, Hanung mengatakan, "Saya langsung tidak bisa tidur, saya nggak percaya kementerian yang saya kira jauh dari kegiatan kesenian, malah meminta saya membuat film yang selalu menjadi kegelisahan saya. Ini tantangan besar buat saya."

Menurutnya, film Indonesia masih dianggap kegiatan hiburan semata yang tidak punya dampak sosial kultural terhadap masyarakat. Padahal banyak orang yang belum mengenal negeri ini secara dekat. Oleh karena itu, film menjadi media untuk menanamkan bela negara, cinta Tanah Air dan semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

"Semoga film ini jadi catatan penting buat negara Indonesia dan menjadi kebanggan kami," tuturnya.

Hanung mengatakan perlu semakin banyak film karya anak bangsa yang menceritakan tentang jati diri bangsa Indonesia, perjuangan para pahlawan dan cinta Tanah Air.

Menurutnya, karena sedikit tayangan tentang tokoh-tokoh yang dikemas dalam film bagus dan populer, maka generasi saat ini kurang mendapat gambaran tentang jati diri Indonesia melalui perfilman.

Dalam rangka mensosialisasikan Program Kesadaran Bela Negara yang merupakan salah satu program prioritas, Kementerian Pertahanan melalui Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kemhan telah membuat sebuah film tentang bela negara yang berjudul Seteru.

Melalui pembuatan film bela negara Seteru diharapkan dapat menjadi sarana atau media informasi kepada seluruh masyarakat tentang kesadaran bela negara.

Pembuatan film bela negara ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya dalam membangun karakter bangsa Indonesia agar memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme serta memiliki daya tangkal yang tangguh Guna menjamin tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia serta terpeliharanya pelaksanaan pembangunan nasional dalam mencapai tujuan nasional.

Film bela negara dengan judul Seteru yang disutradarai Hanung Bramantyo ini menceritakan siswa dari dua sekolah menengah atas (SMA) yaitu SMA Kesatuan Bangsa dan SMA Budi Pekerti yang pada awalnya selama bertahun-tahun terlibat permusuhan pada akhirnya mereka mampu bersama-sama bersatu dalam ke-Bhineka Tunggal Ika-an.

Permusuhan di antara SMA Kesatuan Bangsa yang didominasi siswa keturunan campuran dengan SMA Pribumi yang didominasi siswa lokal pribumi berganti menjadi persahabatan yang erat.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini