nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

21 Tahun Perjalanan Band Naif Penuh Kesan

Edi Hidayat, Jurnalis · Kamis 27 Oktober 2016 01:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 10 26 205 1525437 21-tahun-perjalanan-band-naif-penuh-kesan-vkZm3P2Q3l.jpg Band Naif (Foto: Raynaldi/Okezone)

TANGERANG - Belum lama ini grup band Naif merayakan hari jadinya yang ke 21 tahun. Dengan menggelar konser bertema piknik di sebuah taman bersama para fans, Naif memuaskan para penonton dengan lagu-lagu hitsnya.

Dengan mengusung musik retro, Naif menjadi salah satu band yang cukup lama bertahan di Indonesia seperti Slank, Gigi, Netral dan lainnya. Namun tidak bisa dipungkiri, mereka pun sudah melalui bongkar pasang personel selama perjalanannya.

Tidak mudah bagi band yang digawangi oleh  David (vokal), Pepeng (drum), Jarwo (gitar), dan Emil (bass) mempertahankan eksistensinya sebagai grup musik di tengah derasnya kemunculan band-band baru yang berbakat. Berawal dari teman kuliah, ternyata ada rahasia yang membuat mereka tetap bersama.

"Kalau konsep kebersamaan ya enggak ada rahasianya. Tapi kalau usia band yang segini, pengertiannya sudah enggak usah ditanya. Kita kayak yang enggak usah ngomong lagi, kita sudah pada saling mengerti lah," kata David di kawasan Serpong, Tangerang.

Manis dan pahit menjalin kebersamaan dalam sebuah band sudah mereka lalui. Setiap hari yang mereka lalui menjadi kesan yang justru membuat mereka semakin kuat untuk menjalin kebersamaan.

"Ya setiap saat kita selalu berkesan. Kita sudah ngelewatin banyak kesan, kayak lagi konser ada gempa, terus pas rilis album tahun 2008, eh krisis moneter, jadi orang-orang sudah enggak mikirin lagi tentang musik, album kita," kenang Pepeng sang penabuh drum.

Untuk membuktikan eksitensi, band yang terbentuk pada tanggal 22 Oktober 1995 itu menyiapkan album ke-7 yang akan diluncurkan pada akhir tahun 2016 ini. Album yang rencanannya bertajuk "7 Bidadari" itu akan berisikan 10 lagu.

"Ceritanya tentang kisah rakyat. Kita ada kolaborasi juga bareng beberapa musisi, kayak Indra Lesmana dan banyak lagi. Kalau buat gambaran album ke-7 ini Naif banget. Bahkan kita pakai instrumen kayak suling, pokoknya yang alami, kearifan lokal tetap harus dibawa," jelas David.

Mereka berharap karya mereka bisa kembali diterima masyarakat. Mereka pun memaknai tambahnya usia dengan perubahan yang menjadi lebih baik lagi.

"Usia 21 tahun ya maknanya tambah umur, tambah eksperiens, tambah bernilai," harap David.

(edi)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini