nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

The Overtunes Curhat Pernah Kena Hack Konten Porno

Rima Wahyuningrum, Jurnalis · Kamis 20 Oktober 2016 13:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 10 20 33 1519846 the-overtunes-curhat-pernah-kena-hack-konten-porno-iB5nl1CaGn.jpg The Overtunes (Foto: Arif/Okezone)

JAKARTA - Kejahatan di dunia maya masih marak dialami oleh masyarakat, termasuk kalangan selebriti. The Overtunes salah satunya yang mengalami peretasan di akun media sosial mereka.

Mikha Angelo mengisahkan bahwa akun Twitter mereka pernah diretas dengan muatan penghinaan dan konten porno. Hal itu diketahui terjadi pada awal-awal karir mereka.

"Pernah dulu awal-awal Twitter kita dibajak sama salah satu hacker lah kita sebutnya. Dan dia memasukkan hujatan-hujatan terus mengganti semua konten yang tadinya tentang keluarga gitu dia ganti dengan porno-porno. Itu pernah tapi awal-awal banget. Jujur makin kesini jarang sebenarnya. Jadi ya cuma awal-awal saja," kata Mada di Kemang, Jakarta Selatan pada 19 Oktober 2016.

Mengingat pengalaman tersebut rupanya sempat membuat hati grup pelantun Sayap Pelindungmu panas. Walau begitu, mereka tak ingin membuang energi untuk meladeninya dan memilih untuk mengalihkan diri pada pekerjaan.

"Kita dari hati sih panas banget tapi mereka sampai menghujat keluarga tapi dari satu sisi kita juga enggak ada gunanya ngebalas (atau) ngehujat mereka. Karena dalam satu sisi kita juga enggak tahu mereka. Mereka pakai anonim juga kita capek-capek marah buang-buang energi mending fokus sama apa yang kita kerjain saja," tambahnya.

Bagi mereka, kejahatan media sosial lebih baik tak usah ditanggapi. Ketimbang membalas kejahatan, mereka memilih untuk mengambil pengalaman tersebut sebagai kritikan bagi perubahan yang lebih baik.

"Sebenarnya, kalau dari aku, ancaman dari sosial media paling bagus didiemin kali ya. Karena semakin kita mau ikut campur akhirnya nyesel sendiri sih karena mikirin hal-hal yang harusnya enggak dipikirin," tambah Reuben.

"Kata-kata dari mereka bisa dipakai. Kayak kejahatan mereka dipakai mislanya 'false tadi' (atau) 'bajunya jelek'. Bisa kita pakai juga mungkin buat input. Enggak usah sakit hati. Biar enggak gampang sombong perlu juga kadang beberapa," lengkap Mikha.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini