nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

85 Negara Ikutan Bersaing Menjadi Film Berbahasa Asing Terbaik Oscar

Agregasi Antara, Jurnalis · Jum'at 14 Oktober 2016 09:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 10 14 206 1514426 85-negara-ikutan-bersaing-menjadi-film-berbahasa-asing-terbaik-oscar-f3cI76UuRL.jpg Piala Oscar (Foto: LA Times)

LOS ANGELES – Oscar ke-89 akan berlangsung pada 26 Februari 2017. Film-film yang akan diseleksi lagi akhir tahun ini sebelum terpilih lima finalis pada Januari.

The Academy of Motion Picture Arts and Sciences, yang menyelenggarakan Oscar, dalam siaran pers yang dilansir AFP menyatakan akan mempertimbangkan film ‘I Am Nojoom, Age 10 and Divorced’ dari sutradara Yaman Khadija al-Salami, yang mengeksplorasi budaya pernikahan dini.

Yaman ikut berkompetisi di Academy Awards dalam kategori film berbahasa asing terbaik untuk pertama kalinya, sebagai salah satu dari 85 negara yang ikut.

Kategori Film Berbahasa Asing Terbaik juga meliputi film ‘Elle’, karya sutradara Belanda Verhoeven, thriller yang dibintangi aktris Prancis Isabelle Huppert, dan ‘Afterimage’ dari sutradara legendaris Polandia Andrzej Wajda yang wafat Minggu silam.

Wajda menggambarkan tahun-tahun terakhir dari pelukis avant-garde Wladyslaw Strzeminski, yang melawan ortodoksi Stalinis, dalam film yang dilihat sebagai metafora dari Polandia masa kini di bawah Partai Hukum dan Keadilan yang konservatif.

Sementara itu, sutradara Jonas Cuaron dari Meksiko --putra dari sutradara Alfonso Cuaron-- menyutradarai thriller ‘Desierto’, sedangkan Spanyol diwakili ‘Julieta’ dari Almodovar, potret dari kehidupan perempuan yang menghadapi krisis.

Swiss mengirim animasi ‘My Life as a Zucchini’ dari Claude Barras dan Italia diwakili ‘Fire at Sea’ karya Gianfranco Rosi, dokumenter mengenai kehidupan para migran yang fokus di pulau Lampedusa, Italia.

Indonesia juga termasuk dari 85 negara yang berkompetisi dengan diwakili film ‘Surat dari Praha’ karya Angga Dwimas Sasongko.

Surat Dari Praha berkisah tentang seorang tokoh tahanan politik yang diasingkan akibat terkena kasus Partai Komunis Indonesia pada 1965 dan tidak dapat kembali pulang ke Indonesia.



(ade)

Berita Terkait

Oscar

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini